Harlah NU 95. Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Kepuhdoko Tembelang Jombang, Sebut Pesantren Jadi Ciri Khas NU

Abah Mustain(tengah)

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Pondok pesantren jadi ciri khas Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga ukhwah (persatuan) dan meyakini, ulama yang pernah mengeyam pendidikan pesantren tak mudah goyah paham radikal.

Begitulah pesan yang disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Kepuhdoko Tembelang Jombang, Mustain Hasan, dalam rangka memperingati hari lahir NU ke 95.

Menurutnya, NU terus berkomitmen dalam menjaga uhkuwah dan tradisi yang berada di pesantren. Apalagi, pesantren merupakan madrasah pertama bagi NU.

“Sudah selayaknya di usia ke-95 tahun, NU terus menjaga uhkuwah dan tradisi pesantren yang menjadi ciri khas dari Ulama NU pada umumnya,” katanya.

Pesantren, lanjutnya memiliki peran sebagai madrasah pertama, didalamnya sangat berperan dalam mencetak kader ataupun ulama NU yang militan, cinta tanah air dan bangsa.

Baca:  Bupati Jombang Menyerahkan Bantuan Perlengkapan Kesehatan Pencegahan Covid19

“Saya meyakini, jika pengurus atau ulama NU yang pernah mengenyam pendidikan pesantren akan lebih kuat ideologi Islam Ahlusunnah wal jamaah dan Ke Indonesiaannya,” ujarnya Abah Mustain, panggilan sehari-harinya.

Sehingga, menurutnya tidak mungkin, ulama NU akan goyah dengan ajaran radikalisme atau faham lainnya yang secara jelas menentang persatuan dan kesatuan NKRI.

Selama pesantren di Indonesia masih berdiri kokoh, dirinya meyakini, NU akan selalu ada dan terus berkembang pesat menjadi organisasi yang menyejukan serta membawa kedamaian di Indonesia.

“Semoga di Harlah ke-95 NU lebih baik, serta tetap menjaga khittah NU 1926. Menjadi organisasi masyarakat yang menjunjung tinggi nilai Islam Ahlusunnah wal jamaah dan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” pungkasnya.(GIT)

Baca:  Diberhentikan Dari Sekretaris, Medan Amrulloh Mundur Dari Pencalegan Perindo Jombang