Edarkan Ratusan Pil Doble L, Pemuda Desa Sumbersari Diringkus Unit Reskrim Polsek Megaluh Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Edarkan ratusan butir pil dobel L, pemuda asal Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang diringkus Unit Reskrim Polsek Megaluh.

Pemuda tersebut bernama, Angga Eko Zulianto (24). Ia diringkus pada Rabu (3/2) sekitar pukul 17.00 WIB oleh unit Reskrim Polsek Megaluh disimpang tiga Desa Sumbersari tepatnya pinggir sawah dekat kolam pancing.

Angga diringkus, karena diduga melalukan peredaran obat keras jenis Pil Doble L, usai mendapat laporan dari warga serta beberapa orang lainnya. Kapolsek Megaluh, AKP Darmaji mengatakan awalnya, unit Reskrim Polsek Megaluh mendapat informasi bahwa ada peredaran obat keras jenis Pil Duoble L.

Berdasarkan informasi tersebut, selanjutnya dilakukan penyelidikan dan pada hari Rabu sekitar pukul 17.00 WIB disimpang tiga Desa Sumbersari.

Baca:  Suporter Arema Pelaku Penganiayaan Pelajar di Jombang Dicokok Polisi

“Tepatnya pinggir sawah dekat kolam pancing mengamankan seorang laki-laki yang bernama Setiawan (32) alias Cak, warga Dusun Pagak Desa Sumberjo Kecamatan/ Kabupaten Jombang, yang kedapatan membawa, pil doble L, dia juga mengakui kalau mendapatkan pil tersebut dari Angga dengan cara membeli,” ucap Kapolsek lewat keterangan tertulisnya pada Kamis (4/2/2021).

Usai mendapat informasi tersebut, kemudia Unit Reskrim Polsek Megaluh melakukan penangkapan kepada Angga tepatnya di simpang tiga desa sekitar dekat kolam pemancingan.

“Saat kita amankan, ia mengaku kalau pil doble L yang diperjual belikan tersebut didapatkan dengan cara membeli juga dari seorang laki-laki yang bernama panggilan Bogi, alamat Desa Kedunglosari, Tembelang, Jombang. Mereka bertemu dijembatan Tol Desa Kedonglosari,” ungkapnya.

Baca:  Gelar Pleno, PPK Karanggeneng tetapkan 35.423 DPS

Untuk Bogi, karena masih buron, pihak Polsel Megaluh menetapkannya sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). Tidak hanya itu, beberapa barang bukti juga diamankan seperti sebuah bungkus rokok yang didalamnya terdapat empat gulungan.

Dalam gulungan atau lntingan grenjeng rokok, masing-masing gulungan atau lintingan grenjeng rokok tersebut berisi 10 butir pil doble L. Total ada 40 butir pil disita dari Saksi Setiawan.

“Sebuah bungkus rokok yang didalamnya terdapat tujuh gulungan lintingan grenjeng rokok, masing-masing gulungan lintingan grenjeng rokok tersebut berisi 10 butir pil doble L. Total ada 70 butir Pil disita dari tersangka.

Sebuah handphone merk OPPO A1K warna warna hitam dengan nomor IM3 yang digunakan transaksi penjualan pil doble L disita dari tersangka dan uang hasil penjualan Pil Duoble L sebesar Rp 100 ribu disita dari tersangka,” bebernya.

Baca:  Wacana Kenaikan Rokok Merugikan Pengusaha Rokok Lokal Tulungagung

Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Megaluh guna proses lebih lanjut. Karena mengedarkan sedian farmasi yang tidak memenuhi standart atau mutu berupa pil jenis duoble L, tersangka melanggat Pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.(GIT)