Tanggul Jebol, Jalan Nasional Jombang-Kertosono Digenangi Air, Arus Lalin Macet

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Ruas Jalan Raya Nasional Jombang – Kertosono di Dusun Manisrenggo Desa Gondangmanis, Kecamatan Banjar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang digenangi air, akibat jebolnya tanggul Sungai Afvour Besuk dan Sungai Brawijaya. Pada Kamis (4/2/2021).

Akibatnya, jalan yang menghubungkan Jombang – Kertosono ini digenangi air setinggi paha orang dewasa. Kendaraan yang lalu lalang pun tidak mudah untuk lewat, karena aliran air yang deras.

Hal itu menyebabkan kemacetan sekitar 4 kilometer. Para warga pun membantu kendaraan yang sulit lewat khususya roda dua. Sumiyah (45) warga sekitar mengatakan banjir menggenangi jalan sejak pukul 08.00 WIB pagi.

“Dari semalam itu hujan deras. Cuma banjir baru tadi pagi sampai sekarang ini belum juga surut,” ucapnya pada wartawan di lokasi.

Baca:  Pasca Lebaran, Stok Darah di PMI Jombang Menipis

Sumiyah melanjutkan, banjir baru kali menggenang wilayah tersebut. Sebelumnya meskipun hujan deras jalan nasional tidak pernah digenangi air.

“Itu air kiriman dari tanggul yang jebol. Makannya airnya mengarah ke jalan raya ini,” ungkapnya.

Dari pantauan di lokasi, siang hingga sore air banjir masih belum surut, genangan air mencapai 20 – 30 sentimeter. Warga setempat terlihat membantu para pengemudi untuk melewati jalan. Dikarenakan aliran air terlalu deras ditakutkan kendaraan akan jatuh.

Hingga pukul 13.30 WIB kemacetan terlihat dari arah Surabaya-Nganjuk atau arah sebaliknya karena genangan air cukup tinggi hingga 30 sentimeter.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bandar Kedungmulyo, AKP Mursid menyebut tanggul jebol sekitar pukul 02.45 WIB dini hari. Dikarenakan intensitas hujan yang begitu deras. Hingga membuat tanggul tidak mampu menahan luapan air.

Baca:  Hearing Ricuh, Pedagang Datangi Polres Jombang untuk Tempuh Jalur Hukum

“Tadi Kapolres meninjau lokasi banjir dan memerintahkan untuk mengurai kemacetan. Dimana anggota Polsek akan dibantu dari Polres dan juga Satlantas,” terangnya.

Kemudian untuk mengurai kemacetan, dengan mengalihkan arus lalu lintas ke Tol atau jalur lainnya.(GIT)