Optimalkan Kampung Tangguh Semeru, Kapolda Jatim Kumpulkan Kapolres Jajaran

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta mengumpulkan seluruh Kapolres/ta jajaran untuk menindaklanjuti hasil hasil anev dalam penerapan PPKM di Jatim yang dilaksanakan oleh Forkopimda Jatim yang sebelumnya dibahas pada hari Kamis (4/2/2021) kemarin di ruang rapat Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan anev dilaksanakan di Ruang Rupatama Mapolda Jatim secara daring (online), Jum’at (5/2/2021). Kapolda membahas terkait hasil dari penerapan PPKM dianggap sangat optimal dalam menekan angka pasien Covid-19 kategori orang tanpa gejala (OTG). Serta peran aktif adanya keberadaan Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Jatim.

Nantinya Kapolda Irjen Nico mengaku akan menambah jumlah KTS sekaligus mengoptimalkan peran KTS dalam menghadapi Covid-19. Selain itu, pihaknya juga meningkatkan kegiatan Operasi Yustisi dengan TNI dan Satpol PP.

“Yustisi akan kita lebih optimalkan dalam rangka penindakan terhadap pelanggaran terhadap protokol kesehatan serta meningkatkan kegiatan Covid Hunter, yakni dengan memindahkan pasien covid 19 yang tanpa gejala (OTG) ke tempat karantina yang telah disediakan oleh Pemda setempat,” kata Kapolda Irjen Nico dikutip Kanalindonesia.com di Mapolda Jatim, Jum’at (5/2/2021).

Ia juga berharap dengan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Polres jajaran bekerjasama dengan rekan-rekan dari TNI dan Pemda setempat kiranya dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Jatim.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa sampai dengan saat ini di Dunia, Indonesia bahkan di Jatim sendiri angka penambahan Covid-19 terus bertambah bahkan muncul varian baru,” ujarnya.

Untuk itu Kapolda Jatim juga menghimbau kepada jajarannya untuk terus mengajak masyarakat mematuhi Protokol Kesehatan dan mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19.

“Termasuk didalamnya pelaksaan vaksinasi sehingga dengan begitu kita sama-sama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jatim. Ayo kita sama-sama jaga diri, jaga keluarga dan jaga negara,” pungkasnya. Ady