SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Sa’adah Ahmad Muhdlor Ali, istri Bupati Sidoarjo ini takjub dengan hasil inovasi olahan buah kelengkeng yang disuguhkan oleh Tim Wira Desa Himpunan Mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Himasirta), Senin (27/9/2021).

Apresiasipun diberikan istri orang pertama di Sidoarjo ini saat menghadiri kegiatan aksi sosial peduli Covid-19 yang digelar di Desa Simoketawang. Acara tersebut juga turut hadir Kelompok Asuhan Mandiri (Asman), Guk dan Yuk Sidoarjo serta Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Simo Djojo Makmur.

Aksi yang diinisiasi oleh Tim Wira Desa Untag Surabaya ini berhasil memamerkan hasil olahan buah kelengkeng dari kolaborasi Tim Wira Desa dengan Bumdes Simo Djojo Makmur dan kelompok Asman. Tim Wira Desa ini sendiri diketuai oleh Benny Triatmaja dan diampu oleh Dosen Pembimbing, Febby Rahmatullah Masruchin, S.T., M.T. yang dibantu oleh 7 mahasiswa lainnya.

Kolaborasi antara Tim Wira Desa dengan Bumdes Simo Djojo Makmur dan kelompok Asman tersebut disambut antusias oleh warga Desa Simoketawang. Salah satu programnya adalah pendampingan pembuatan olahan makanan dari buah kelengkeng berupa sirup, selai dan kopi biji kelengkeng.

“Inisiasi ini selain untuk mengembangkan potensi perekonomian juga untuk mengembangkan inovasi warga,” ungkap Benny Triatmaja.

Tak hanya itu, inovasi lainnya dari Tim Wira Desa, dengan mengolah daun dari pohon kelengkeng menjadi souvenir atau cinderamata yang nantinya dapat dijadikan oleh-oleh khas dari Desa Simoketawang.

Bukan hanya pendampingan cara pengolahan buah dan daun, Tim Wira Desa juga membuat desain kemasan produk tersebut sehingga hasil olahan produk yang telah berhasil dibuat siap untuk dipasarkan.

Kepala Desa Simoketawang, Moh. Zainudin Elyas menyambut baik kehadiran Tim Wira Desa Untag Surabaya. Ia berterimakasih atas inovasi yang dibangun oleh Tim Wira Desa.

“Kami merasa beruntung telah dibantu untuk membuat inovasi olahan kelengkeng, yang nantinya dapat mengembangkan potensi Desa Simoketawang sebagai Desa Wisata Kampung Kelengkeng yang diimpikan oleh warga. Semoga (Tim Wira Desa) bisa membuat rancangan kawasan wisata,” tuturnya.

Zainudin berharap jika nantinya hal ini tak putus sampai di sini saja, namun berkelanjutan hingga sukses.

“Semoga kerja sama ini tidak putus sampai pendampingan produk saja, namun juga hingga pendampingan pemasaran dan branding,” harap Zainudin.

Saat ditemui di Kantor Humas Untag Surabaya, Febby selaku Dosen Pembimbing menyebutkan, timnya melaksanakan program Wira Desa hingga bulan November.

“Target kami adalah Kampung Klengkeng bisa punya unit usaha dan produk,” sebutnya.

Tak hanya pengembangan potensi desa, lanjut Febby, pengembangan area wisata juga akan dibantu hingga desain.

“Semoga unit usaha dan produk yang telah kami kembangkan ini bisa difasilitasi lebih lanjut oleh pemerintah kabupaten atau provinsi terkait dengan pemasaran maupun pengembangan produk,” ucap Febby. Ady

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here