BPBD Jombang Sebut Tren Banjir di Bandarkedungmulyo Berangsur Surut

JOMBAMG, KANALINDONESIA.COM: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang menyebut luapan banjir yang menyebabkan enam desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo tergenang luapan air, tren banjir mulai surut.

Hal ini disampaikan Kepala BPBD Kabupaten Jombang Abdul Wahab. Dirinya menjelaskan tren luapan air di enam desa, yaitu Desa Gondangmanis, Banjarsari, Pucangsimo, , Bandarkedungmulyo, dan Desa Brodot berangsur surut, meski masih menggenangi beberapa wilayah.

“Desa Gondangmanis, Dusun Gondangmanis, Jumlah KK (Kartu Keluarga) 459 jiwa tren surut tidak ada genangan, Dusun Manisrenggo jumlah KK 341 jiwa, surut. Dusun Kandangan jumlah KK 331 jiwa tren banjir surut, Dusun Prayungan jumlah KK 272 jiwa. Ketinggian air mencapai 60 hingga 80 sentimeter, tren air surut,” ucapnya Senin (8/2/2021).

Baca:  Plafon Ruang Rawat Inap Puskesmas Kesamben Jebol

Ia melanjutkan Desa Banjarsari, Dusun Gisikan jumlah KK 225 jiwa, Ketinggian air 10 hingga 20 centimeter tren surut. Desa Brangkal, Dusun Brangkal jumlah KK 105 jiwa ketinggian air 50 centimeter tren surut. Dusun Proko jumlah KK 120 jiwa. Ketinggian air 50 hingga 70 cm tren surut.

“Desa Pucangsimo, Dusun Simo dan Dusun Pucanganom, Jumlah KK 1000 jiwa. Ketinggian air 1 meter hingga satu setengah meter tren surut,” jelasnya.

Kemudian Desa/Dusun Bandarkedungmulyo jumlah KK 500 jiwa, ketinggian air 70 hingga 80 centimeter tren stabil. Dusun Kedunggabus jumlah KK 500 jiwa. Ketinggian air 70 hingga 80 centimeter tren stabil, Dusun Kedungasem Jumlah KK 250 jiwa surut tidak ada genangan.

Baca:  Jelang Ramadhan, Polres Ponorogo Razia Tempat Hiburan Malam

“Desa Brodot, Dusun Delik jumlah KK 300 jiwa 675, ketinggian air 25 hingga 40 centimeter tren stabil,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi di lapangan dengan perangkat Kecamatan, Desa, Babinsa serta Babinkamtibmas. Dengan mendirikan posko di Gondangmanis dan Dapur Umum di Kantor Kecamatan Bandar kedungmulyo.

“Melakukan evakuasi terhadap masyarakat terdampak banjir dan mensuplai nasi bungkus dan air mineral,” pungkasnya.(GIT)