Pembunuh Mayat Perempuan di Area Persawahan Mojowarno, Tertangkap. Dua Tersangka Warga Jateng.

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Tersangka pembunuhan mayat perempuan yang ditemukan di area persawahan di di Dusun Banjarsari, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Jombang pada Rabu (20/1) lalu, tertangkap. Dua diantaranya warga Jawa Tengah.

Ketiga tersangka tersebut ialah Fadlan Ramdlan Hutabarat (25) Bin Saidi alamat Dusun Kalanganyar, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang. Firman Gultom (26) Bin Kasman Gultom alamat Dusun/Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora Jawa Tengah dan satu orang wanita, Khusnul Khotimah (26) Bin Kasdi alamat Dusun/Desa Suntri, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

Ketiga tersangka ini ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan mayat wanita yang diketahui bernama Lilik Marita (61) warga Dusun/Desa Mojounggul, Kecamatan Bareng, Jombang setelah Tim Resmob Polres Jombang melakukan penyelidikan pada saksi dan pengumpulan barang bukti.

Baca:  Pembelajaran Tatap Muka Tingkat SD dan SMP di Jombang Ditunda

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan tindakan kriminal para tersangka masuk dalam pembunuhan berencana dimana ketiganya terlibat.

“Ini termasuk pembunuhan berencana yang dilakukan tersangka pada Rabu (20/1) tepatnya di dalam mobil. Jadi di dalam mobil ketiganya melakukan aksi pembunuhan dan mayatnya korban dibuang di daerah Mojowarno,” ucapnya saat pres rilis di Mapolres Jombang pada Senin (8/2/2021).

Agung melanjutkan, tersangka Fadlan memang sedari awal sudah memiliki niat untuk membunuh korban yang telah lama ia kenal dengan tujuan ingin menguasai harta dari korban.

“Dari awal sudah niat membunuh korban dengan cara dibekap dan disetujui oleh dua tersangka lainnya. Sebelum dibunuh sempat diajak ke Wonosalam untuk makan durian, saat diperjalanan setelah dari Wonosalam, korban sempat di bekap oleh Fadlan namun berontak,” katanya.

Baca:  Begaimana Cara SPBU Nakal di Ponorogo Oplos BBM Hingga Disegel Polisi

Karena berontak, Fadlan kemudian mencekik leher korban dengan kedua tangannya sampai korban tewas. Dan mayatnya dibuang di area sawah di Mojowarno oleh Fadlan dan Firman, dan Khusnul mengamankan barang curian didalam mobil.

“Para tersangka mengamankan barang curian berupa uang sebanyal Rp 5.500 juta. Firman dapat jatah Rp 2,5 juta, Khusnul dapat Rp 1,150 juta dan kalung emas imitasi dan uang Rp 1,350 diberikan pada Fadlan,” jelas Kapolres.

Tak hanya ini, ketiga tersangka ternyata sudah melakukan hal serupa sebanyak tiga kali, jadi di daerah Mojowarno, Gudo dan Peterongan. Namun akhirnya tertangkap juga.

“Beberapa barang bukti juga kita amankan diantaranya satu kalung emas imitasi, kaos warna abu-abu dan celana jeans biru milik korban, jam tangan emas, mobil Xenia warna putih dengan nopol S 1233 AY, dua handphone, yaitu Samsung a10 dan Vivo,” bebernya.

Baca:  Perumahan Elit Bertaraf Nasional Bani Residence, Hadir di Kota Gerbang Salam Pamekasan

Atad tindakan kriminal tersebut, ketiganya dijerat Pasal 339 KUHP karena menghilangkam nyawa seseorang dan terancam hukuman pidana 20 tahun pemjara bahkan ancaman hukuman seumur hidup.

“Ada hukuman seumur hidup juga,” pungkasnya.(GIT)