Bawa 5,91 gram Sabu Gorila, Pemuda Asal Ceweng Diringkus Usai Ambil Paket

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: YBO(25) pemuda asal Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Jombang tertangkap tangan saat sedang mengambil paket narkoba. Didapati 5,91 gram sabu gorila yang disimpannya.

Tersangka yang sudah jadi Terget Operasi (TO) ini ditangkap usai mengambil paket di kantor JNE Jalan Dokter Sudiro Husodo Desa Sengon, Kecamata Jombang, Jombang, pada Sabtu (6/2) lalu sekitar pukul 09.00 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan tersangka merupakan hasil pengembangan kasus sebelumnya, dimana ia sudah ditetapkan sebagai TO.

“Tersangka sudah menjadi TO, dari hasil penyelidikan kemudian berhasil dilakukan penangkapan berikut barang buktinya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Satresnarkoba Polres Jombang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ucapnya pada Rabu (10/2/2021).

Baca:  Perahu Gunakan Jaring Trawl Mencari Ikan, Ditangkap

Dari tersangka juga diamankan barang bukti berupa tembakau sintesis dengan berat total 5,91 gram.

“Barang bukti 1 bungkus kertas warna coklat diduga berisi tembakau sintetis dengan berat bersih 4,99 gram. 1 plastik klip diduga berisi tembakau sintetis yang mengandung narkotika dengan berat bersih 0,92 gram. Jumlah total berat yaitu 5,91 gram,” ungkapnya.

Mukid menambahkan, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain berupa 1 buah baju lengan panjang warna kuning, 2 buah plastik warna abu-abu sebagai pembungkus, 1 buah HP warna hitam berikut sim card-nya, serta 1 unit sepeda motor warna oranye kombinasi silver nopol W 2431 DC.

Atas perbuatanya, tersangka terancam hukuman 20 tahun penjara. Karena telah dengan sengaja tanpa hak melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram.

Baca:  BI Bersama Polda Jatim Perkenalkan Masyarakat Sistem QRIS di Masa Pandemi Covid-19

“Dijerat Pasal 114 Ayat (2) yo Pasal 112 Ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” tukas Mukid.(GIT)