PPP Jombang Beri Bantuan Bumil dan Balita Terdampak Banjir Bandarkedungmulyo, GPK Siap Sinergi Tangani Bencana Banjir

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Ratusan pengungsi masih bertahan di posko pengungsian di hari ketujuh banjir yang merendam sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang. Untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi, Partai Persatuan Pembangunan turun menyalurkan bantuan.

Bantuan yang diberikan itu dikhususkan kepada ibu hamil dan balita. Sedikitnya ada 107 orang pengungsi kategori ibu hamil dan anak balita yang menerima bantuan. Penyaluran bantuan diberikan langsung oleh Ketua DPC PPP Jombang, Mundjidah Wahab, di salah satu Musala Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Rabu (10/02) kemarin.

Jumlah bantuan 107 paket untuk balita dan ibu hamil. Berisi popik, susu balita, obat-obatan dan sembako,” terang wanita yang juga menjabat sebagai Bupati Jombang itu.

Baca:  Peringati Hari Guru ke-23, Bapak/Ibu Guru SMKN 1 Sambeng Jadi Petugas Upacara

Dikatakan Mundjidah, bantuan yang disalurkan ke para pengungsi banjir ini, merupakan donasi dari para kader yang dikumpulkan melalui DPC PPP Jombang. Bantuan tersebut merupakan gelombang pertama.

Bantuan akan disalurkan kembali ke warga pengungsi dalam waktu dekat. “Saya berharap bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan para ibu hamil dan balita yang terdampak banjir,” tandasnya.

Selain itu, DPC PPP juga menyiagakan para anggota sayap partainya, yaitu Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) di lokasi bencana. GPK Jombang telah mendirikan posko penanganan bencana di Desa Pucangsimo.

“Posko ini untuk membantu warga yang mengungsi dari banjir. Kita akan menyiapkan kebutuhan makanan hingga kebutuhan lainnya. Anggota juga siap bila nanti ada warga yang butuh dievakuasi,” ketua GPK Jombang Mujtahidur Ridho atau Gus Edo.

Baca:  Jadi Tersangka KPK, Romahurmuziy Diberhentikan dari Ketum PPP

Banjir telah menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo sejak Kamis (04/02) lalu. Di hari ketujuh ini, masih ada 4 desa yang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi. Mulai dari ketinggian banjir 30-100 cm.

“Kami berharap banjir segera surut agar warga bisa beraktivitas normal kembali. Kami juga bersama pemerintah daerah akan bersinergi merumuskan solusi agar banjir segera surut,” pungkas Gus Edo.