Kurang Jaga Jarak, Truk Box Tabrak Tronton dari Belakang di Tol Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Kurang jaga jarak, truk box tabrak pantat truk tronton di Jalan Raya Tol di Dusun Juwet, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Jombang pada Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan ini, yaitu truk box blinvand Nopol B- 9215 -UCX dengan truk tronton Nopol W-8029-D di jalan raya Tol tepatnya saat melaju di kilometer 688.600 jalur B ini, akibatkan satu orang cidera otak.

Kanit laka lantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman menjelaskan, kecelakaan terjadi, karena pengemudi truk box M. Rizki Auliyak (33) alamat Jalan terusan Dusun Sudimoro Desa Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kabupaten Malang, kurang menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Baca:  Kades Sudimoro, Tepis Tudingan Adanya Pungli Prona

“Semula truk box blinvand yang dikemudikan oleh Rizki ini melaju dari arah timur ke barat. Namun, karena kurang bisa jaga jarak aman, truk menabrak dari belalang truk tronton yang dikemudikan oleh Satimin (47) alamat Dusun Masaran Desa Buker Kecamatan Njringik Kabupaten Sampang yang melaju searah didepannya dari arah timur ke barat. Maka terjadilah kecelakaan tunggal,” bebernya.

Benturan depan truk box dengan bagian belakang truk tronton pun tidak bisa terhindarkan. Bagian depan truk box sebelah kiri alami kerusakan parah, seperempat bagian atap mobil lepas dan bagian depan ringsek. Sedangkan truk tronton tidak memgalami kerusakan parah.

“Korban ada dua orang, yaitu pengemudi truk box, Rizki alami luka dan sedang rawat jalan dk RSUD Jombang, satu lagi penumpang di truk box yaitu Dery Miswantoro (27) alamat Jalan wijaya Kusuma Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang yang alami cidera otak ringan dan sedang rawat di RSUD jombang,” jelas Sulaiman.

Baca:  Banjir Terjang Kecamatan Sumobito, BPBD Kabupaten Jombang Hinbau Warga Waspada Bencana

Sementara Satimin, pengemudi truk tronton tidak mengalami luka. Kerugian materi akibat kecelakaan tunggal ini di prediksi mencapai Rp 10 juta.

“Evakuasi dan olah TKP sudah dilakukan, barang bukti dibawa ke Satlantas Polrea Jombang guna bahan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(GIT)