Dana Hibah 9 Milliar untuk Museum SBY-Ani Ternyata Masih Belum Cair

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Pembangunan Museum SBY-Ani di Pacitan yang tiba-tiba ramai jadi pembicaraan hangat di sosial media. Pembicaraan atas dugaan adanya kucuran dana Rp 9 miliar dari Pemkab Pacitan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Pemprov Jatim akhirnya mendapat tanggapan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah menjelaskan bahwa bantuan untuk Museum SBY tersebut, sebagian dari dana hibah. “Sebagian ada hibah, tanya Pak Sekdaprov (Heru Tjahjono),” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (16/2). Melanjutkan penjelasan Khofifah
Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan, bahwa hibah itu belum dicairkan. Yang sejauh ini, dana sebesar Rp 9 miliar tersebut masih ada di Pemkab Pacitan. “Tapi hibah itu belum diluncurkan uangnya, belum dipergunakan. Uang itu belum dipergunakan. Uang itu masih di APBD Pacitan,” ujar Heru.

Baca:  Lantik 19 Kepala Daerah Khofifah Gojloki Gus Ipul

Heru menjelaskan, ada beberapa kelengkapan yang harus dicukupi untuk mencairkan dana hibah tersebut. “Karena memang ada hal-hal yang perlu dicukupi. Uangnya masih utuh Rp 9 miliar,” imbuhnya.
Mantan Bupati Tulungagung dua periode ini.

Dia menegaskan, dana hibah sebesar Rp 9 miliar tidak hanya untuk Museum SBY tetapi juga untuk hal lain, “Bukan hanya untuk museum, untuk macam-macam,” tegasnya.

Hibah itu sendiri, lanjut Heru, merupakan hibah bantuan keuangan (BK) dari Pemprov. Bila uang itu akan dihibahkan ke Museum SBY, Heru menyebut, harus ada persyaratan yang dilengkapi. Ia menambahkan, Pemkab Pacitan mengajukan ke Pemprov Jatim pada tahun 2019 lalu. “Iya hibah bantuan keuangan. Uangnya masih utuh. Memang belum dicairkan. Pelaksaannaya harus ada kelengkapan lain-lain. Kalau uang itu mau dihibahkan ke Museum (SBY) harus ada kelengkapan lain. Uang itu masih di Pemkab Pacitan, itu tahun 2019 pengajuannya,” pungkasnya. Nang

Baca:  Kunjungi Museum Kabupaten Pasuruan Komisi E : Museum Pasuruan Bisa Jadi Destinasi Wisata Yang Menarik