Pembinaan Mental, Satgas Yonif 611/ Awang Long Ajari Anak Perbatasan Mengaji

Belajar mengaji
Belajar mengaji

MERAUKE, KANALINDONESIA.COM Satgas Yonif 611/Awang Long yang berada dibawah Kolakops Korem 174/ATW mengajarkan mengaji di daerah perbatasan, selain melaksanakan tugas pokoknya dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan, Satgas Yonif 611/Awl juga melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial seperti anjangsana, pengobatan gratis hingga menjadi guru mengaji bagi anak-anak yang berada disekitar Pos Bupul 12 Kampung Baidub Distrik Ulilin Kab Merauke, beberapa waktu lalu.

Satgas Yonif 611/Awang Long yang berada langsung dibawah Kolakops Korem 174/ATW yaitu Pos Bupul 12 memiliki beberapa personel yang mempunyai kemampuan menjadi guru mengaji yakni membaca Al-quran dan bacaan Iqra dengan kamampuan yang dimiliki personel Satgas berbagi ilmu kepada anak-anak yang beragama Islam di Kampung Baidub ini dikarenakan masih minimnya guru ngaji di kampung ini.

Baca:  Pengungsi Banjir Bandang Alas Malang

Ditengah merebaknya Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, dengan tetap mempedomani Protokol kesehatan yang diantaranya dengan menjaga jarak dan memakai masker kegiatan belajar mengaji dilaksanakan setelah ibadah sholat Maghrib, tercatat ada 12 anak yang sangat antusias yang setiap harinya belajar mengaji di Masjid Al-Muhajirin Kampung Baidub Distrik Ulilin Kabupaten Merauke yang berada bersebelahan dengan Pos Bupul 12, meskipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana tidak mengurangi semangat anak-anak untuk menuntut ilmu agama.

Salah satu anak didik atas nama adik Baginda yang merupakan cucu dari Abdul Ra’af Harahap (Kepala Kampung Baidub) menyampaikan, sangat senang diajarkan baca Al-quran dan bacaan Iqra oleh personel Satgas dan berjanji akan rajin datang ke Masjid dan kelak bercita-cita ingin menjadi seperti om TNI.

Baca:  Ibu Paruh Baya di Gandusari Ini Nekat Gantung Diri, Apa Penyebabnya....

Begitu juga dengan Nuryanto menyampaikan sangat merasa senang anggota TNI yang bertugas di Pos mengajarkan kepada anak-anak.

“Memang selama ini kami di kampung ini sangat kurang tenaga pengajar, ini sangat membantu bagi anak anak di kampung ini. Semoga tugas mulia ini mendapatkan berkah dan ridho dari Tuhan YME seluruh yang bertugas mendapatkan kesehatan dan keselamatan.” harapnya.

Dansatgas Yonif 611/Awl Mayor Inf Albert Frantesca menyampaikan meskipun penugasan pengamanan perbatasan ini menjadi tugas yang utama tetapi kegiatan teritorial ini bertujuan pembentukan karakter anak anak melalui jalur agama sangatlah mempunyai nilai yang tidak kalah penting, karena akan menjadi dasar fundamental bagi anak anak mengarungi kehidupan selanjutnya.

Baca:  Longsor Terjang Desa Banaran, Ponorogo

“Memang yang saya sampaikan kepada anggota pembentukan karakter anak melalui agama akan lebih bermanfaat. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan guna meciptakan karakter anak Indonesia yang cerdas dan berguna bagi agama, bangsa dan negara.” tegasnya.@wn