Lagi-lagi Warung Toak Sumberwudi digrebek Polisi

 

Sripin, pemilik warung toak di Sumberwudi saat menunjukkan barang bukti. foto: istimewa

 LAMONGAN, KANALINDONESIA.COM; Petugas dari Polsek Karanggeneng, Lamongan membubarkan keramaian warung toak di Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Jum’at (19/2/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti 30 liter miras jenis tuak yang ditempatkan di sebuah gentong plastik dan sebuah jerigen serta beberapa botol minuman kemasan. Selain itu petugas juga mengamankan Sripin (65) pemilik warung yang menjual minuman keras jenis toak dan belasan remaja yang berasal dari luar wilayah Kecamatan Karanggeneng yang diduga melakukan pesta miras. Seluruh pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Karanggeneng untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Karanggeneng, Iptu Raksan mengatakan, tindakan ini dilakukan atas dasar laporan masyarakat yang merasa sangat terganggu dengan aktivitas warung yang menjual minuman keras tersebut.

Baca:  Bupati Madiun Penuh Seksama Meninjau Pelaksanaan SKD CPNS 2019

“Masyarakat sangat terganggu dengan pengunjung warung toak yang sering menimbulkan kegaduhan karena pengaruh minuman keras tersebut. Sehingga mereka melapor ke Polsek lalu kita tindak lanjuti,” terang Raksan.

Lebih lanjut, Raksan mengatakan, kegiatan operasi cipta kondisi tersebut bertujuan untuk menekan kasus kriminalitas akibat pengaruh minuman keras. Selain itu, lanjutnya, kondusifitas masyarakat perlu dijaga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas, menjaga kondusifitas serta memberikan rasa aman dan juga kenyamanan kepada warga,” kata Raksan.

Belasan remaja yang terjaring oprasi minuman keras diamankan di Mapolsek Karanggeneng. Foto: Istimewa

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat yang tidak mau namanya disebutkan mengapresiasi pengerebekan oleh polisi. Karena miras adalah penyakit masyarakat yang harus diberantas habis sampai ke akar-akarnya.

Baca:  AXA luncurkan produk asuransi online, AXA myPage

“Kami sangat senang atas penggerebekan tersebut. Tentu operasi yang dilakukan jangan berhenti sampai di sini saja. Harus terus dirazia. Karena warung tersebut tidak pernah memiliki rasa jerah karena sering kena razia. Selain itu dampak dari miras bisa merusak generasi penerus bangsa,” terangnya. (omdik/fer)