Agen Miras Berbagai Merk, Digulung Polsek Krian

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Polisi mengungkap dan mengamankan KS pemilik toko M yang berada di Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Diketahuinya KS yang menyediakan minuman keras berbagai merk tanpa ijin tersebut berawal dari informasi masyarakat, bahwa di wilayah hukum Polsek Krian terdapat distributor miras yang kerap menjadi jujugan para pemabuk.

Menindaklanjuti informasi dari masyarakat tersebut, anggota Polsek Krian segera melakukan lidik di wilayah Dusun Kuwangen, Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Alhasil, dari pengembangan laporan masyarakat tersebut, anggota petugas berhasil menemukan agen miras di toko M milik KS yang juga warga setempat, Kamis (18/02/2021) pukul 11.30 lalu.

Saat dilakukan pemeriksaan, kepada polisi pemilik mengaku jika dirinya berjualan minuman keras tanpa dilengkapi ijin.

Baca:  Bupati Trenggalek Kunjungi Rumah Janda Tua yang Viral di Medsos

Kepada wartawan Kapolsek Krian Kompol Mukhlason membenarkan tentang keberhasilan anggotanya dalam mengungkap kasus peredaran miras di wilayah hukum Polsek Krian.

“Benar, anggota kami telah menyita sejumlah minuman keras dengan berbagai merk dari toko M. Pemilik toko beserta barang bukti saat ini kita amankan untuk proses lebih lanjut,” kata dia.

Dari razia tersebut petugas mengamankan 262 botol miras berbagai merk dari toko M.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni: miras jenis Ice Land ukuran 500 ml sebanyak 15 botol, Topi Miring tutup merah sebanyak 28 botol, anggur merah sebanyak 24 botol, bir hitam kecil sebanyak 15 botol, Bir Hitam besar sebanyak 9 botol, bir putih besar sebanyak 7 botol, Ice Land ukuran 700 ml sebanyak 3 botol, VIBE ukuran 700 ml sebanyak 03 botol, McDonald sebanyak 19 botol, Smirnoff ukuran 275 ml sebanyak 26 botol, MIX MAX sebanyak 2 botol, Mansion House ukuran 350 ml sebanyak 5 botol, DRUM ukuran 350 ml 4 botol, WISKY sebanyak 1 botol, anggur putih Orang Tua sebanyak 8 botol.

Baca:  Tiga Pokok Penting Evaluasi Gubdernur dari P-APBD 2018 Trenggalek

Selanjutnya, A anggur putih McDonald sebanyak 11 botol, PROlpST 9 botol, anggur hitam Orang Tua sebanyak 4 botol, arak beras ukuran 620 ml sebanyak 23 botol, New Port sebanyak 12 botol, Paloma sebanyak 7 botol, Topi Miring besar sebanyak 12 botol.

Atas perbuatannya tersebut, pemilik toko dijerat dengan pasal 27 Perda nomor 10 tahun 2013 tentang minuman keras (Irwan_kanalindononesia.com)