Pemkab Jombang Perpanjang PPKM Mikro, PJU Tetap Dipadamkan

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang memperpanjang masa PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro sampai 8 Maret 2021.

Perpanjangan PPKM Mikro di Kabupaten Jombang akan diperpanjang sampai tanggal 8 Maret 2021, mulai Selasa (23/2) besok. Sekertaris Daerah (Sekda) Jombang Ahmad Jazuli mengatakan, perpanjangan ini sesuai arahan dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri) dan berlaku di seluruh Indonesia.

“Perpanjangan ini bukan tanpa alasan, berdasarkan aturan dari Mendagri yang mengharuskan seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia melalukan PPKM Mikro,” ucapnya saat dihubungi wartawan pada Senin (22/2/2021).

Sebelumnya, PPKM Mikro di Jombang berlaku dari tanggal 9 sampai 22 Fabruari 2021. Melihat kondisi Covid 19 yang tak kunjung mereda, Pemkab Jombang, melalui arahan Mendagri pun memperpanjang masa PPKM Mikro.

Baca:  Aksi Pencurian Tas Jama’ah di Masjid Agung Jombang, Terekam CCTV

Perpanjangan ini juga diiringi dengan tetap memberlakukan jam malam. Bertujuan mengurangi aktifitas masyarakat khususnya di malam hari. “Pemberlakuan jam malam tetap diberlakukan, dimana seluruh aktifitas masyarakat dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. Mulai dari aktifitas niaga, caffe dan lainnya,” jelasnya.

Lampu penerangan PJU juga tetap dimatikan. Kabupaten Jombang sendiri sebelumnya ada 7 desa yang ditunjuk menerapkan PPKM Mikro. Beberapa desa tersebut yaitu Desa Jombatan, Sengon, Kepatihan, Kepanjen, Candimulyo, Plandi, di Kecamatan Jombang dan satu desa, yaitu Desa Rejoagung di Kecamatan Ploso

Meskipun begitu, Jazuli menegaskan hal ini tetap berlaku di semua desa di Jombang. “Ini berlaku di semua desa di Jombang karena instruksi dari Mendagri, namun memamg ada beberapa titik yang menjadi fokus penanganan,” katanya melanjutkan.

Baca:  Komunitas Kompak Nusantara Baksos 320 Paket Sembako Untuk Korban Banjir Di Lamongan

Sebagai informasi, Kabupaten Jombang telah berlakukan PPKM Mikro di tujuh desa dengan kriteria penunjukan ialah kasus konfirmasi positif 10 orang setiap desa. Dijadwalkan PPKM Mikro pertama berakhir hari ini. Namun, akan kembali diperpanjang hingga sekitar dua minggu kedepan.

“Pemberlakuan PPKM Mikro ini dilakukan, sebagai langkah antisipasi pengurangan aktifitas warga, juga melihat Kabupaten Jombang yang kembali berstatus zona merah dengan resiko penyebaran Covid 19 tinggi,” pungkasnya.(GIT)