Jose Mourinho (foto: istimewa)

BOLA, KANALINDONESIA.COM: Musim ini Roma jadi salah satu tim serie A yang mendapatkan perhatian lebih, nama besar Mourinho jadi alasannya.

Roma sudah lama dikenal sebagai salah satu Tim Kuda Hitam di Italia. Mereka tidak benar-benar bersaing di papan atas, tapi juga tidak bisa dipandang remeh.

Skuad Roma cukup mumpuni, ada beberapa pemain yang bisa jadi pembeda dalam persaingan di papan atas. Nah, kedatangan Mourinho melengkapi potensi itu jadi lebih komplet.

Seperti biasa, bukan Mourinho jika tidak membuat kontroversi. Sejak awal dia sudah menegaskan ambisi untuk membawa Roma juara. Pertanyaannya, apakah Mourinho hanya bacot besar atau benar-benar bisa bangunkan sang serigala?

Kita lihat saja ke belakang, AS Roma memulai musim ini dengan tiga kemenangan beruntun di serie A. Mereka langsung bersaing di papan atas dan tampak menjanjikan.

Pasukan Mourinho sudah memberikan hiburan menarik di pekan pertama. Roma menundukkan Fiorentina dengan skor 3-1, diwarnai dengan dua kartu merah.

Selanjutnya Roma tampak semakin meyakinkan ketika menghajar Salernitana dengan skor 4-0 di pekan kedua dan menundukkan Sassuolo dengan skor 2-1 di pekan ketiga.

Meski begitu, Roma meraih kekalahan kejutan di pekan ke-6. Mereka kalah 2-3 dari Lazio yang biasa disebut bertajuk Derby Della Capitale, padahal difavoritkan menang.

Seperti yang diketahui, sejauh ini serie A alias liga Italia sudah mencapai pekan ke tujuh dengan banyak kejutan menarik. Napoli memimpin klasemen sementara dengan laju sempurna 7 kemenangan, Roma mengekor di perinngkat 4 dengan 5 kemenangan.

Laju Roma musim ini cukup meyakinkan. Menang 3 kali beruntun di awal musim, kalah, bangkit menang, kalah lagi, dan langsung bangkit.

Ada dua pemain Roma yang mencuri perhatian sejauh ini: Tammy Abraham dan Jordan Veretout. Keduanya bersaing dalam hal torehan gol dan Assists.

Tammy Abraham adalah pembelian anyar Roma musim panas ini. Dia tidak punya ruang di Chelsea dan memilih melanjutkan kariernya di Italia. Meski begitu, kualitas Abraham tidak bisa diremehkan dengan 2 gol dan 3 assists.

Roma juga massih punya Veretout, gelandang yang cukup produktif dengan 4 gol dan 2 assists. Dua pemain ini tentu bakal jadi tumpuan pasukan Mourinho hingga akhir musim nanti jika tidak mengalami cedera.

Selain itu, bukan Mourinho jika tidak mencuri perhatian lewat komentar-komentar pedasnya. Musim ini Mourinho tampak lebih berhati-hati, tapi tentu masih ada beberapa komentar kontroversial yang menarik perhatian kalangan sepakbola.

Paling anyar, Mourinho mengumbar janji trofi, katanya: “saya akan memberikan gelar kepada Roma, sebab sebuah klub hidup dengan gelar dan mereka didorong oleh semangat fansnya,”ucapnya.

Sebelumnya the special one sudah mengumbar optimisme akan juara tiga di kompetisi, “saya ingin menjuarai Conference League, tapi target kami bukanlah satu-satunya trofi itu, melainkan menjuarai ketiga kompetisi sekaligus,”tuturnya.

Dan dalam meraih kemenangan ke-1.000 Mourinho berkata, ” ini pertandingan dengan angka khusus bagi saya. Sampai hari terakhir hidup saya, saya akan selalu mengingat ini adalah laga ke-1.000,”tegasnya.

Bersama AS Roma mou jika meyakini bukan proyek instan, “ini adalah proyek di mana pemilik ingin meninggalkan warisan, mereka ingin melakukan sesuatu yang sangat penting bagi klub dengan cara yang berkelanjutan,”katanya.

Hal tersebut tentu berkaitan tentang jika nantinya MoU belum bisa memberikan trofi di musim perdananya.

---------Ikuti Chanel youtube: KanalindonesiaTv ---------- ----------------------------------------------------------------

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here