Empat Pria Diwek Diringkus Satresnarkoba Polres Jombang. Dua Buruh Serabutan

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM:  Empat pria asal Kecamatan Diwek diringkus Satresnarkoba Polres Jombang atas kasus kepemilikan Narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu. Dua diantaranya buruh serabutan.

Para tersangka diantaranya Abdul Rozak (36) alias Kojek, asal Kecamatan Diwek, kuli bangunan, diringkus di Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang pada Senin (22/2) sekitar pukul 00.30 WIB.

Setengah jam kemudian, dua tersangka lain diamankan yaitu, Moch Arifin (36) alias Iteng, buruh serabutan, Mujiono (36) alias Nogleng, pedagang warung kopi, keduanya berasal dari Kecamatan Diwek, diringkus saat berada di Desa Diwek, Kecamatan Diwek, Jombang sekitar pukul 01.00 WIB.

Lalu siang harinya sekitar pukul 13.00 WIB, tersangka lain, Ryan Setiawan (36) alias bayan, juga berasal dari Kecamatan Diwek, buruh serabutan, dringkus di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Jombang.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch. Mukid menjelaskan, keempat tersangka yang merupakan warga Diwek ini memang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) sehingga dilakukan penyergapan di tempat tersangka.

Baca:  Dandim 0812 Lamongan Bersama Komunitas Gowes Seliut Menggelar Bakti Sosial Untuk Korban Banjir

“Tersangka sudah menjadi TO, dari hasil penyelidikan kemudian berhasil dilakukan penangkapan berikut barang buktinya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Satresnarkoba Polres Jombang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” ucapnya pada Kamis (25/2/2021).

Dari penangkapan tersangka, juga diamankan beberapa barang bukti diantaranya, 1 bungkus bekas rokok surya didalamnya terdapat 1 plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,22 gram, 1 plastik klip kosong bekas wadah sabu.

Satu buah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu habis dipakai dgn berat kotor 1,54 gram, 1 buah potongan sedotan plastik sebagai scrop, 1 satu buah botol plastik warna hijau yang sudah terakit dengan sedotan sebagai alat hisap sabu (bong).

Baca:  Bapak Tega Jerumuskan Anaknya Sebagai Bandar dan Pengedar Narkoba

“Satu buah korek api, 2 buah HP yaitu merk Hammer warna merah kombinasi hitam dan HP merk samsung warna gold masing-masing berikut sim cardnya diamankan dari Arifin dan Mujiono,” jelasnya.

Sedangkan dari tersangka Ryan ada jumlah total berat kotor keseluruhan sabu yang diamankan 1,94 gram, 1 buah timbangan elektrik warna silver, 1 buah botol bekas yang sudah terakit dengan sedotan berikut pipet kacannya sebagai alat hisap sabu (bong), 1 buah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu habis pakai dengan berat kotor 1,64 gram.

“Juga satu buah potongan sedotan sebagai scrop, 2 pak plastik klip kosong,1 buah korek api, 1 buah isolasi kecil warna hitam, uang tunai sebesar Rp 1.825 juta, 1 buah HP merk realme warna hitam berikut sim cardnya,” bebernya.

Dari tangan Rozak, diamankan barang bukti 1 buah pipet kaca diduga masih ada sisa sabu habis dipakai dgn berat kotor 1,14 gram, 1 buah botol yang sudah terakit dengan sedotan sebagai alat hisap sabu (bong), 1 buah tutup botol yang sudah terakit dengan sedotan.

Baca:  Seorang Tahanan Narkoba Polres Sumenep Tergeletak Pingsan Saat Dipajang di Kegiatan Press Release

Satu plastik klip kosong bekas wadah sabu, 2 pak plastik klip kosong, 1 plastik klip yang berisi beberapa lembar kertas grenjeng, 1 bungkus bekas rokok gold yang berisi beberapa lembar kertas grenjeng, 2 buah gunting kecil, serta jumlah total keseluruhan pil 560 butir pil dobel L.

“Uang tunai sebesar Rp 100 ribu, 1 buah HP merk nokia warna hitam berikut sim cardnya, 1 unit sepeda motor honda vario warna hitam nopol S 2667 ZD,” tukasnya.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) yo Pasal 112 ayat (1) yo Pasal 127 ayat (1) huruf a UURI No 35 th 2009 tentang Narkotika.(GIT)