Didakwa Pasal 127, Tiga Oknum Polisi di Surabaya Divonis 12 Bulan Penjara

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tiga oknum polisi yang terjerat kasus narkoba akhirnya bisa bernafas lega, setelah mendengar putusan yang dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (25/2/2021). Tiga terdakwa tersebut divonis 12 bulan penjara.

Tiga terdakwa itu adalah Bripka Anang Rahmanto, Bripka Lukfi Rahman dan Brigpol Faisal Rahman.

Oleh majelis hakim yang diketuai Martin Ginting, perbuatan ketiga terdakwa ini dijerat sebagaimana dalam pasal dakwaan tunggal, yakni Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap ketiga terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun. Memerintahkan kepada para terdakwa segera direhabilitasi di Yayasan Orbit Surabaya,” ucap Hakim Ginting di ruang sidang Candra PN Surabaya, Kamis (25/02).

Atas putusan tersebut, baik ketiga terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan dari Kejari Surabaya sama-sama menyatakan kata terima.

“Terima Pak Hakim,” ujar para terdakwa kompak.

Sebelumnya, JPU Suparlan menyatakan para terdakwa telah terbukti bersalah dan dituntut satu tahun dan enam bulan penjara serta dengan perintah supaya para terdakwa segera di Rehabilitasi di Yayasan Orbit Surabaya.

Usai sidang, Martin Ginting, ketika dikonfirmasi terkait putusan tersebut mengatakan bahwa sesuai dengan tuntutan JPU.

“Iya mas. Dakwaan tunggal 127. Dan direhab sesuai tuntutan jaksa,” tutur Ginting sekaligus menjabat sebagai Humas PN Surabaya ini kepada awak media.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiga oknum anggota Polsek Mulyorejo sebelumnya ditangkap Tim Pengamanan Internal (Paminal) Polda Jatim. Mereka antara lain Bripka Anang Rahmanto, Bripka Lukfi Rahman dan Brigpol Faisal Rahman. Mereka diduga mengonsumsi sabu yang menjadi barang bukti penangkapan seorang tersangka narkoba. Ady