Menuju Satu Abad NU, Mendes PDTT Sebut NU Perlu Benahi Sektor Ekonomi dan Kesehatan

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM:  Menuju satu abad NU (Nahdlatul Ulama), Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tramsmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar sebut, NU perlu benahi ekonomi dan kesehatan.

Hal ini ia sampaikan saat memperingati harlah NU ke 98 di Gedung PCNU Jombang pada Minggu (28/2/2021). Dalam pemyampaiannya, ia menuturkan sektor ekonomi dan kesehatan harus di benahi. Menurutnya, NU tertinggal di sektor tersebut.

“Masih banyak yang perlu dibenahi, salah satunya dalam sektor perekonomian dan kesehatan. Harus kita akui NU masih tertinggal jauh dari Muhammadiyah dan ormas lainnya,” ucapnya.

Baginya, NU harus terus berbenah diri untuk meningkatkan kesejahteraan umatnya terutama dalam bidang perekonomian dan kesehatan. Meskipun, di Jombang sudah memiliki bank, yaitu BMT NU di 21 kecamatan di Jombang juga RSNU.

Baca:  Pengepul Judi Togel di Jombang, Diciduk Polisi

“Namun kepercayaan dari warga NU untuk berkontribusi disana masih minim. Artinya jika semua warga NU memakai sistem dari NU maka itu namanya berhasil,” ungkap kakak kandung dari Gus Ami ini.

Tak hanya itu, saat ini NU bisa sedikit berbangga dalam sektor pendidik. Karena NU sudah mampu bersaing dengan ormas lainnya. Meskipun begitu, berbenah diri dan terus memperbaiki sistem yang belum ada harus selalu ditingkatkan.

“Maka mari kita dukung semua program-program dari PCNU Jombang khususnya. Agar semua sistem bisa berjalan dengan lancar sehingga bisa mensejahterakan umat nahdiyin khususnya umumnya untuk semua warga Jombang,” ujarnya.

Resmikan Lambang NU Terbesar.

Dalam kesempatan yang sama, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga meresmikan lambang NU yang terpajang besar di halaman depan gedung PCNU Jombang.

Baca:  Dugaan Penggelembungan Surat Suara Pilbup Jombang, Direktur LINK :Benarkah Penyelenggara Pemilu Tidak Terlibat?

Ia engatakan, sebagai kader NU Jombang, dirinya ingin menjadikan kantor PCNU Jombang menjadi Instagramable yang artinya layak untuk dikunjungi ketika berkunjung di Jombang.

“Bisa dibilang lambang NU ini terbesar se Nusantara bahkan dunia. Memang belum ada yang buat lambang NU sebesar ini dengan 4 dimensi sebelumnya. Namun, kayaknya mau disaingi sama kalimantan. Kemaren sudah ngontak,” pungkasnya.

Juga turut hadir dalam peresmian lambang NU yakni Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, Sekda Jombang Ahmad Jazuli, Disdikbud Jombang, Agus Purnomo, Perwakilan dari Polres Jombang, Dandim 0814, dan Pengurus Se PCNU Jombang.(GIT)