Kolonel Laut Dr.Hisnindarsyah Berhasil Menyandang Gelar Doktor Manajemen Strategik Berpredikat Sangat Memuaskan

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM Partnership atau kemitraan merupakan bentuk kerjasama untuk mencapai target, lebih dari ekspetasi atau perkiraan awal. Hal dikatakan Kolonel Laut ( K) dr.Hisnindarsyah SE M.Kes M.H C.FEM yang berhasil lulus sebagai Doktor dengan predikat Sangat Memuaskan di ruang sidang guru besar STIESIA Surabaya, Surabaya, beberapa waktu lalu.

“Pada perusahaan, umumnya target itu adalah profit atau laba. Dengan adanya pola kemitraan ,maka perusahaan akan makin kuat, memonopoli pasar, sehingga meningkatkan keuntungan. Itu adalah prinsip , secara umum pada perusahaan non jasa,”paparnya.

Ia menambahkan, namun hal tersebut berbeda jika diterapkan pada perusahaan jasa. Yang nilai dari upaya yang dilakukan, tidak serta merta bisa ditentukan. Intangibality adalah prinsip pada usaha jasa. Maknanya, sebagai gambaran untuk sesuatu yang tidak berwujud: tidak terasa, teraba, tercium namun manfaatnya dapat dirasakan.

Baca:  Anak Buruh Tani Asal Pacitan Lolos Jadi Polisi Tanpa Nyogok Uang

“Layanan medis merupakan layanan jasa. Yang nilainya, tidak dapat ditentukan dengan serta merta. Keunikan lainnya, layanan medis seperti rumah sakit dan puskesmas, harus bermitra sekaligus bersaing. Inilah yang dikenal dengan Coopetitive Strategy : collaboration( kolaborasi) dan competitive strategy( strategi bersaing) untuk meraih competitive advantages ( keunggulan bersaing),”imbuhnya.

Melalui Grand Theory ( teori besar) managemen strategi, promovendus Kolonel Laut ( K) dr.Hisnindarsyah SE M.Kes M.H C.FEM, mempertahankan disertasinya berjudul ” Pengaruh strategi kemitraan untuk mencapai keunggulan bersaing melalui market area dan inovasi layanan kesehatan ( Studi Kasus di Rumkital dr FX Suhardjo Lantamal IX Ambon).

Kolonel laut ( K) Dr.dr.Hisnindarsyah SE M.Kes M.H C.FEM mempertahankan disertasi yang di promotori oleh Prof.Dr.Budiyanto, MS dan Co-promotor DR. Khuzaini, MM dihadapan pembimbing sekaligus penguji yaitu DR Suwitho MM, DR.Ir.Budhi Satriyo MM, DR Suhermin SE MM. Dengan satu penguji luar dari Unsyiah, Prof.drs. Abdul Rahman Lubis Ph.D.

Baca:  Komnas HAM Gagal Fokus

Ujian dengan sistem daring, melalui pembatasan protokol kesehatan yang ketat, tidak mengurangi kualitas ujian terbuka. Pertanyaan demi pertanyaan diajukan dijawab lugas oleh promovendus. Yang memperkuat kebaruan ( novelty) penelitian ini sebagai bagian dari manajemen strategi layanan kesehatan yang dapat dioperasionalkan secara umum. Meskipun ruang lingkup yang diteliti masih dapat diperluas lagi.

Dan setelah melalui sidang ujian terbuka yang berlangsung 2 ( dua) jam, akhirnya Kolonel laut( K) Dr.dr.Hisnindarsyah SE M.Kes M.H C.FEM, dinyatakan layak untuk menyandang gelar Doktor ke 70 dari STIESIA dan Doktor ke 2 dari TNI AL yang melaksanakan studi di STIESIA Surabaya.

Saat ini, disertasi tersebut dalam proses dibukukan dengan judul ” managemen strategi kemitraan bersaing di sektor layanan kesehatan”.@ wn

Baca:  dr. Fifin Marini: Agar Wanita Terlihat Cantik Dengan Cara Treatment Glass Skin Laser