Kemenkes Permudah Lansia dan Pelayan Publik Mendapatkan Vaksin

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Kementerian Kesehatan terus berupaya mempermudah akses bagi masyarakat mendapatkan vaksin. Seperti memperpendek jarak jangkauan bagi warga lansia mengakses vaksin dekat dari rumah, hingga mendekatkan lokasi vaksinasi bagi para pelaku pariwisata.

Bagi warga lanjut usia (lansia), Kemenkes tengah mempersiapkan surat edaran. Agar warga lansia dapat memperoleh vaksin di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya. “Dengan demikian para lansia tidak harus mengantri dan bepergian jauh sampai ke fasilitas kesehatan di ibukota provinsi untuk memperoleh vaksin,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (4/3/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca:  Dewan Syura PKB Mengutuk Pemboman Katedral Makassar

Seperti yang sudah dirasakan warga lansia khusus yang memiliki KTP DKI Jakarta, saat ini sudah bisa mengakses vaksin secara drivethru. Progra ini merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan, Halodoc dan Gojek. Lokasinya berada di lapangan parkir hall C, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Layanan ini sudah dibuka mulai Rabu 3 Maret 2021 dan akan terus berlangsung hingga akhir 2021 mendatang. Vaksinasi beroperasi setiap hari. Dengan jam pelayanan vaksin dimulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Para lansia ber-KTP DKI Jakarta, cukup mendaftarkan diri melalui layanan aplikasi kesehatan Halodoc.

Diharapkan melalui layanan vaksinasi Drivethru, jumlah antrian vaksinasi lansia di fasilitas kesehatan di DKI Jakarta akan berkurang. Dan mempermudah para lansia mendapatkan akses vaksin Covid-19.

Baca:  Draft Revisi KUHP Potensi Kriminalisasi Wartawan

“Perlu diingat, kerjasama yang dijalin dengan Halodoc dan Gojek, bukan merupakan bentuk komersialisasi vaksin Covid-19. Kerjasama ini merupakan upaya meningkatkan cakupan vaksinasi di provinsi DKI Jakarta. Selain itu program vaksinasi drivethru ini gratis dan tidak dipungut biaya,” lanjut Wiku.

Lalu pada vaksinasi pariwisata, Kemenkes bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjalin kerjasama dengan Grab dan Good Doctor. Program yang dilakukan juga menggunakan sistem drivethru yang bertempat di Pulau Bali yang ditujukan pada pelaku pariwisata.

Pusat vaksinasi pertama akan beroperasi di Bali mulai 27 Februari – 5 Maret 2021 untuk gelombang 1. Dan 13 – 19 Maret 2021 untuk gelombang 2 yang berlokasi di Bali Nusa dua Convention Center. Program ini juga gratis dan diharapkan dapat mengakselerasi kekebalan komunitas dan memulihkan sektor pariwisata di Pulau Bali.

Baca:  Presiden Jokowi Bicara Soal Perizinan yang Rumit dan Berbelit