Face Off Jl HOS Cokroaminoto untuk Ponorogo Maju

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mencanangkan untuk mempercantik Jl HOS Cokroaminoto sebagai salah 1 program 99 hari kerja. Sosialisasi berkaitan hal tersebut diadakan di aula BAPPEDA, Jumat pagi (5/3/2021) yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan ormas dan pengusaha di sepanjang HOS Cokroaminoto.

Sugiri mengatakan, tujuan face off Jl HOS Cokroaminoto adalah menjadi pusat ekonomi dan budaya serta meningkatkan perekonomian. Di mana di masa pandemi ini ekonomi berkurang menjadi -0,9 persen sehingga diharapkan ekonomi bisa bangkit kembali mininal 5-6 persen.

“HOS Cokroaminoto disulap seperti Malioboro, bukan Maliboro tapi ini Ponorogo. Jadi punya karakter, khas, derajat yang berbeda yang bisa menjadi sumbu budaya”, imbuhnya.

Baca:  Patroli Petugas Gabungan, Himbau Warung dan Caffe di Ponorogo Tutup Pukul 22.00

Kepala BAPPEDA, Sumarno turut menyampaikan bahwa perencanaan face off merupakan respon terhadap keluhan masyarakat yang omset penjualannya menurun. Manfaat face off sendiri bisa berdampak signifikan pada toko usaha di sana.

Biaya yang dibutuhkan sekitar 4,6 milyar, bersumber dari beberapa partisipan seperti NU, Muhammadiyah, Gontor, bank-bank, pengusaha, dan APBD.

“Harapannya masyarakat dan pemerintah bisa gotong royong untuk memaksimalkan potensi Ponorogo mewujudkan kemandirian ekonomi, meningkatkan peradaban melalui tatanan masyarakat yang bermasyarakat”, ungkapnya.

Sementara itu pengembangan pedestrian Jl HOS Cokroaminoto difokuskan dengan pelebaran trotoar yang kanan-kirinya masing-masing dilebarkan 2,5 m. Selain itu juga akan diberi fasilitas tempat duduk, tempat sampah, dan tempat cuci tangan. Tak luput pula spot instagrammable yang menarik. Monumen warok juga akan ditambahkan untuk mewakili budaya Reyog Ponorogo. (Jihan Ranna_kanalindonesia.com)

Baca:  Samsul Azhar Serius Maju Lewat PDIP