Usai Sertijab Bupati, Dewan Dukung Kebijakan Bupati Yani dan Wabup Aminatun

GRESIK,KANALINDONESIA.COM: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendukung kebijakan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah. Salah satunya, menyiapkan sejumlah peraturan daerah dan rancangan perda.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim didampingi Wakil Ketua Mujid Riduan usai rapat paripurna serahterimah jabatan yang juga dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Nurhamin menyatakan dirinya sangat mendukung seluruh kebijakan yang akan dilaksanakan bupati dan wabup.

Sejumlah peraturan daerah yang sudah digedok dewan diantaranya pemberian kredit lunak kepada UMKM. Terkait ranperda, terkait perlindungan sektor pertanian dan nelayan.

“Artinya dari sisi regulasi sudah kami siapkan. Ini dalam rangka untuk bersama-sama membangun Gresik ke depan yang lebih baik lagi,” katanya.

Baca:  Polres Gresik Ungkap Pembunuhan Driver Online di Kepatihan

Diungkapkan Nurhamim, hal ini merupakan upaya dewan dengan tujuan memberikan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat, untuk itu semua masukan akan kami perhatikan dengan sungguh-sungguh.

Para nelayan wajib mendapatkan perlindungan hukum melalui program penguatan kelompok nelayan dan memberikan kedaulatan wilayah tangkapan.

“Mudah-mudahan Gresik baru bisa memberikan solusi terbaik, untuk mewujudkan keinginan kaum nelayan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan pihaknya bakal bekerja keras serta inovasi untuk melayani masyarakat Kota Pudak. Sejumlah persoalan juga sudah menjadi catatanya.

“Tadi sudah disampaikan gubernur waktu sertijab. Intinya banyak masukan dan permasalahan yang harus segera diselesaikan, bersama,” terangnya.

Yani menerangkan, sejumlah persoalan akan diselesaikan diantaranya pelayanan air bersih, upaya penuntasan pengangguran, kemiskinan, penyederhanaan birokrasi utamanya bidang layanan publik.

Baca:  Polresta Sidoarjo Gelar Rekontruksi Pembunuhan Mahasiswi Akper Cendekia

“Semoga peemasalahan ini akan diselesaikan seperti pelayanan PDAM, pengangguran, penyederhanaan birokrasi agar berjalan cepat. Pemulihan ekonomi juga masih jadi prioritas,” tambahnya.(lan)