Mendukung Program 100 Hari Bupati – Wabub Terpilih Fokus Penyelesaian Infrastuktur Jalan

SIDOARJO KANALINDINESIA.COM : Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslachah mendukung Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo untuk 100 hari pertama sebagai Bupati dan Wabup Sidoarjo fokus bekerja memperbaiki jalan rusak dan berlobang yang terjadi akibat musim penghujan.

Langkah ini perlu dilakukan agar roda perekenomian di Sidoarjo bisa berjalan sesuai program pemerintah yaitu recovery ekonomi. Apalagi kata Anik saat ini Sidoarjo sangat dikenal sebagai kota 1000 lobang alias banyak jalan rusak dan berlubang.

“Hari ini Sidoarjo disebut sebagai kota 1000 lobang. Dan keluhan yang masuk setiap saya reses kali ini adalah jalan rusak, lobang lobang sehingga mengganggu aktifitas warga. Tidak hanya itu banyak yang juga menjadi korban dan harus masuk rumah sakit,” kata politisi perempuan asal Sidoarjo ini , dihadapan ibu ibu Muslimat kecamatan Wonoayu, Senin (8/3/2021)

Dalam acara reses 1 tahun 2021 yang digelar di MI Ahmad Yani Pager Ngumbuk RT 6 RW 2 Wonoayu ini politisi 3 periode DPRD Jatim ini mengingatkan betapa jalan sangat penting untuk mendukung roda ekonomi masyarakat, “Maka saya mendukung  Pak Bupati dan Wabup untuk menuntaskan jalan rusak ini di 100 hari pertama. Karena recovery ekonomi akan lancar kalau jalannya bagus,” tambahnya.

Baca:  Adam Rusydi, Aklamasi Terpilih Ketua Golkar Sidoarjo

Sekretaris DPW PKB Jatim ini mengatakan salah satu yang saat ini sedang dipacu adalah wisata desa, yang diharapkan mampu menggerakan ekonomi masyarakat desa dengan mengoptimalkan potensi desa tersebut, “Contoh nih di Prambon, ada wisata desa berupa Blimbing Madu, yang dikembangkan menjadi wisata alam atau kebun. Disana Blimbing ini dijadikan berbagai olahan juga seperti kripik, sirup dan sambel. Sehingga bisa membuat orang datang jalan jalan menikmatinya. Nah kalau jalan jalan menuju desata wisatanya rusak berlubang begitu siapa yang mau datang ,” ungkap mantan Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim ini.

Dijelaskan Anik saat ini DPRD Jatim tengah membahas perda desa wisata yang bertujuan agar setiap desa memiliki potensi ekonomi lokal yang bisa dijual untuk kesejahteraan masyarakat sekitar, “Dengan adanya desa wisata maka akan menarik potensi yang ada sehingga bisa membuka dan menumbuhkan lahan pekerjaan. Kalau ini berjalan baik dan menarik, orang akan datang. Pasti butuh tukang parkir, butuh ojek, orang orang butuh makan minum yang artinya pelaku usaha kuliner akan punya peluang bagus kan,” kata Anik menjlentrehkan.

Baca:  Kurang dari 2 jam, Jasa Penukaran Uang di Parkiran Pemkab Ludes Diserbu Massa

Penjelasan mantan Ketua Komisi C DPRD Jatim ini tampaknya cukup menarik para ibu ibu, yang ingin mengembangkan potensi Wonoayu yang memiliki bangunan bersejarah Candi Dermo di desa Candi Negoro.

Candi Dermo adalah salah satu peninggalan sejarah dari Kerajaan Majapahit.
Candi bercorak Hindu yang dibangun pada 1353 di bawah kepemimpinan Adipati Terung yang makamnya sekarang berada di utara Masjid Trowulan.

“Kami memiliki Candi Dermo yang sebenarnya sudah bagus, cuman kami butuh bantuan agar dibangunkan jembatan untuk akses menuju ke sana,” ungkap salah satu warga yang berharap Candi ini bisa dijadikan potensi wisata desa.

Sedang warga lainya meminta wakil rakyat perempuan ini benar benar mendesak Bupati agar jalan rusak segera dibenahi, “Niku Bu Anik dalan saking sawo cangkring teng Beciro Ngengor rusak, sampek gregeten kulo. Sampun katah sing dadi korban,” harapnya.

Baca:  WA Ka Kankemenag Madiun Dibajak, Minta Transfer Uang dan Pulsa

Gagasan Anik ini juga disambut baik oleh warga yang beternak ayam dan bebek, untuk dibantu agar usahanya bisa mendapat modal dan bisa dikembangkan jika memang Candi Dermo bisa jadi ikon wisata di daerahnya, “Mohon dibantu bagimana caranya kami bisa mengambangkan usaha ayam dan bebek kami ini Bu, ” ungkap warga tersebut.

Melihat respon ini Anik mengaku siap membantu yang dibutuhkan warga, “Saya akan koordinasi dengan pak Lurah gimana Candi ini jadi ikon, termasuk akses jalan dan jembatan nanti kita bantu. Soal Bebek dan ayam kebetulan Sidoarjo adalah pilot project stimulus untuk pengembangan UMKM, insyaallah nanti kita bantu juga. Intiya saya berharap akan tumbuh desa wisata – desa wisata dengan potensi alami di Sidoarjo, kalau wisata mall silahkan ke Surabaya, tapi kalau mau wisata alami monggo ke Sidoarjo itu yang ingin saya realisasikan,” pungkasnya. Nang.