Heri Romadhon Gantikan Basuki Sebagai Ketua FPAN DPRD Jatim

KANALINDONESIA.COM : Suksesi kepemimpinan DPW PAN Jatim berdampak pada alat kepanjangan partai berlambang Matahari Terbit di DPRD Jatim. .

Ketua FPAN DPRD Jatim Ahmad Basuki Babussalam resmi digantikan oleh Heri Romadhan. Pengesahan perubahan susunan FPAN DPRD Jatim itu dibacakan dalam rapat paripurna DPRD Jatim, Senin (15/3/2021).

“Perubahan susunan Fraksi PAN DPRD Jatim ini berdasarkan surat pengajuan dari DPW PAN Jatim tertanggal 27 Februari lalu. Setelah ditindaklanjuti pimpinan Dewan dan dijadwalkan oleh Banmus pengesahannya  dalam rapat paripurna hari ini,” kata Sahat Tua Simanjuntak selaku pimpinan rapat paripurna DPRD Jatim

Berdasarkan surat keputusan nomor 188/VI/KPTS-DPRD/050/2019 tentang Perubahan Keenam Susunan Fraksi-Fraksi DPRD Jatim periode 2019-2024, Ketua FPAN dijabat Heri Romadhon, kemudian A Basuki Babussalam dan Amar Syaifuddin sebagai wakil ketua, Muhammad Khulaim sebagai sekretaris, Moh Aziz sebagai wakil sekretaris dan Agung Suprianto sebagai bendahara FPAN DPRD Jatim. “Atas nama pimpinan DPRD Jatim, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Basuki Babussalam karena selama menjadi ketua FPAN DPRD Jatim banyak memberikan masukan untuk mengawal kebijakan Pemprov Jatim dibawah kepemimpinan pasangan Khofifah-Emil,” kata politisi asal Partai Golkar.

Baca:  Politisi Madura Mengapresiasi Keputusan Presiden Membubarkan BPWS.

Selain penetapan dan pengesahan perubahan susunan FPAN DPRD Jatim, lanjut Sahat dalam rapat paripurna juga dibacakan soal perubahan kelima Alat Kelengkapan Dewan (AKD) atas usulan FPAN DPRD Jatim.  “Perubahan AKD ada 4 (empat), yaitu Moh Aziz di Banggar, Amar Syaifuddin di Banmus, Khulaim Junaidi di Bapem Perda, dan Agung Suprianto di Badan Kehormatan (BK),” wakil ketua DPRD Jatim

Terpisah, ketua FPAN DPRD Jatim Heri Romadhan mengaku akan melanjutkan kepemimpinan Pak Basuki Babussalam khususnya untuk memperkokoh duet pasangan Khofifah-Emil karena PAN adalah salah satu partai pengusungnya.

“FPAN akan kritis solutif terhadap kebijakan untuk percepatan pembangunan yang perlu diluruskan supaya manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” pungkas politikus asal Blitar ini nang

Baca:  Kata Pengamat Jika Musda Demokrat Diundur Hasilnya Bisa Saja Tidak Alamiah