Gandeng Atapkita, ITS Kembangkan Dana Abadi Untuk Kemajuan Kampus

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Mengembangkan peran kampus untuk kemajuan teknologi bangsa dibutuhkan peran aktif para alumni dan lembaga lembaga sosial masyarakat. Salah satunya untuk mensupport pendanaan yang bisa digunakan untuk membantu riset dan juga membantu mahasiswa berpotensi atau mengalami kesulitan untuk tetap bisa melaksanakan pendidikan kesarjanaannya.

Inilah yang dilakukan ITS Surabaya dengan mendirikan lembaga yang mengelola
Dana Abadi (Endowment Fund). Lembaga ini didirikan pada 2018 lalu.
Hingga saat ini sekitar 6 miliar yang sudah dikelola untuk kepentingan kampus termasuk visi sosial untuk mahasiswa yang mengalami persoalan di masa Pandemi Covid 19 saat ini.

Di tahun 2021 ini Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Atapkita Karya Indonesia (atapkita.com) dalam mengembangkan Dana Abadi ITS, Selasa (16/3).

Chairman atapkita.com Ahmad Adisuryo ST MSc menjelaskan jika atapkita.com adalah platform crowdfunding yang bertujuan untuk menggalang dana dan berdonasi secara daring. Sehingga akan memudahkan seseorang yang berkeinginan untuk berdonasi kapan saja dan di mana saja.

Baca:  Bank Jatim Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Melalui CSR Bank Jatim Peduli

Dengan adanya penggalangan dana abadi melalui platform tersebut dapat menjadi gerakan bersama dengan ITS untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan mengantarkan ITS menjadi institusi berkelas dunia. “ITS terus membuat progres, saya yakin di bawah kepemimpinan Rektor Ashari bisa semakin mengantarkan menjadi kampus terdepan di tatanan dunia,” ungkap laki-laki yang akrab disapa Opid tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Mahakaam Group International yang atapkita.com juga tergabung di dalamnya memberikan donasi kepada ITS sebesar Rp 100 Juta sebagai Corporate Social Responsibility (CSR). Pria yang juga alumnus Departemen Teknik Elektro ITS tersebut berharap jika dana sebesar itu bisa dimanfaatkan ITS dan membentuk generasi unggul.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menyampaikan jika sampai saat ini Dana Abadi ITS berhasil terkumpul lebih dari Rp 6 Milyar. Serta ditargetkan pada tahun 2025 Dana Abadi ITS akan terhimpun sebanyak Rp 50 miliar dan pada tahun 2030 akan meningkat 400 kali lipat menjadi Rp 20 triliun.

Baca:  Kepengurusan PKS di 38 Kabupaten/Kota Resmi Dilantik Diminta Tingkatkan Pembelaan Kepentingan Rakyat

Dana tersebut akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa, baik untuk riset, beasiswa, maupun lainnya. Apalagi pada saat pandemi Covid-19 ini, terdapat mahasiswa yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). “Sehingga adanya bantuan sangat diharapkan bagi mereka,” tutur Ashari pada acara yang berlangsung secara daring ini.

Guru Besar Departemen Teknik Elektro tersebut juga berterima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada atapkita.com yang menjadi salah satu platform yang dapat untuk mengisi Dana Abadi ITS. Kepada Mahakaam Group International, Ashari menyampaikan jika tidak akan berkurang kalau bagi hasilnya bisa memberi manfaat orang lain. “InsyaAllah dicatat menjadi amal ibadah yang tidak pernah terputus,” ungkapnya.

Baca:  Gerebek Judi Sabung Ayam Parengan, Krian, Polisi Amankan Sembilan Ayam

Sedangkan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Dr Emil Elestianto Dardak BBus MSc menyampaikan jika dana abadi merupakan hal yang sangat penting bagi perguruan tinggi. Berbagai kampus ternama di luar negeri mengandalkan dana abadi untuk pembiayaan pengelolaan kampus. Sehingga dengan adanya platform semacam atapkita.com akan memperluas ruang bagi alumni untuk membangun almamaternya sendiri.

Menurutnya, Provinsi Jawa Timur telah merasakan berbagai upaya ITS dalam membangun masyarakat di sekitarnya. Salah satunya adalah terbentuknya ekonomi yang berlandasan ilmu pengetahuan, bukan lagi berlandasan sumber daya alam. “Semoga alumni ITS peduli dan terima kasih banyak untuk inisiatif baik ini,” pungkas Emil yang menyempatkan hadir dalam acara tersebut. Nang