Ditlantas Polda Jatim Suguhkan 10 Inovasi Baru Sistem ETLE dan INCAR Untuk Masyarakat, ini Sasarannya

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Ada 10 inovasi pelayanan canggih dimiliki oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim yang resmi dilaunching pada sistem ETLE dan INCAR di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa (23/3/2021).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, kegunaan 10 inovasi layanan ini nantinya akan memudahkan masyarakat dalam mengurus mengenai lalu lintas yang disediakan oleh Ditlantas Polda Jatim yang tersebar di setiap Polres/tabes dan Polresta se-Jawa Timur.

Sedangkan program ETLE dan INCAR ini tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari instansi terkait pada launching program ini. Seperti halnya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kapolda Jatim dengan instansi terkait mejalin kerjasama dalam mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Berikut daftar instansi terkait yang menjalin kerjasama dengan Kapolda Jatim dalam launching 10 inovasi layanan masyarakat pada program ETLE dan INCAR antara lain,

1. PT Bank Rakyat Indonesia terkait aplikasi perpanjangan sim online delivery yaitu kerjasama untuk pembayaran menggunakan virtual account

2. PT Grab Teknologi Indonesia terkait aplikasi perpanjangan sim online delivery yaitu kerjasama untuk pengiriman

3. PT Pos Indonesia terkait aplikasi perpanjangan sim online delivery yaitu kerjasama  untuk pengiriman

4. PT Telkom Indonesia terkait aplikasi INCAR yaitu kerjasama untuk akses internet wifi.id

“Program ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari rekan-rekan stakeholder yang hadir bersama kami, dari mulai CJS, yaitu dari kejaksaan, kemudian dari pengadilan, kemudian juga nanti dari pemerintahan daerah dari pihak perbankan dan juga yang men-develop supaya sistem sarana prasarana ini bisa berjalan dengan baik,” jelas Kapolda Irjen Pol Nico Afinta dikutip Kanalindonesia.com di Mapolda Jatim, (23/3).

Lebih lanjut Kapolda juga menjelaskan, layanan ini berorientasi pada kemudahan dan kenyamanan masyarakat, dalam urusan lalulintas.

“Program presisi bapak Kapolri khususnya di Jawa Timur bisa berjalan, dan rakyat pun juga bisa terlayani lebih baik, dari keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Jawa Timur juga bisa menjadi lebih baik lagi,” paparnya.

10 Innovasi Ditlantas Polda Jawa Timur antara lain:

1. Incar yaitu implementasi dari Program Kapolri PRESISI yaitu Electronic Trafic Law Enforcement (ETLE)

2. Layanan ramah disabilitas untuk memberikan pelayanan prima bepada masyarakat berkebutuhan khusus

3. Aplikasi ujian SIM Online untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan ujian SIM

4. Aplikasi SIM Online Delivery merupakan wujud dari pelayanan prima kepada masyarakat dalam hal pendistribusian SIM

5. E-Kesehatan untuk mempermudah dalam melengkapi persyaratan pembuatan SIM

6. E-SKM (survey kepuasan masyarakat) sebagai sarana instropeksi terhadap organisasi

7. Aplikasi Care sebagai sarana edukasi lalu lintas kepada masyarakat secara elektronik

8. Aplikasi pengesahan Link

9. Aplikasi BPS (induk aplikasi) sebagai Data Base atau aplikasi induk

10. Polbindes (polsek) Untuk mempererat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi polisi dengan masyarakat.

“Harapan kami kepada seluruh anggota tetap berinovasi, dan kepada seluruh stakeholder, mari kita terus berkomunikasi untuk menyempurnakan sistem ini, dan yang paling penting mohon dukungan kepada masyarakat, karena dengan masyarakat mengikuti aturan, maka akan terhindar potensi kecelakaan dan kita semua pulang sampai ke rumah dengan selamat,” pungkas Kapolda.

Dikesempatan yang sama, Direktur Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Kombes Pol M Latif Usman, menambahkan, INCAR ini adalah pengembangan dari ETLE, INCAR bisa bergerak ke mana saja dan di mana saja, atau ETLE portable yang diberi nama INCAR.

“Tujuan dari pada incar, tentunya seluruh pelanggaran-pelanggaran di ruas jalan yang belum terpasang ETLE bisa kami cover. Jadi seluruh pelanggaran-pelanggaran bisa kami cover. Nah, saya harapkan incar ini betul-betul bisa menjadi alat menekan angka laka lantas. Di mana saja seluruh pelanggaran bisa kami terdeteksi,” tandasnya.

Kecanggihan dari alat INCAR ini adalah, bisa mendeteksi wajah. Jadi seseorang yang terdeteksi akan ketahuan nama, alamat, dan dia punya SIM atau tidak. kendaraannya resmi atau tidak, sudah bayar (pajak) apa belum, bisa terdeteksi.

“Alat ini bisa membaca plat nomor yang ada. Sehingga dapat terkoneksi dengan data Electronic Registration and Identification (ERI) Korps Lalu Lintas (Korlantas) seluruh data, kendaraan yang beroperasional di Jawa Timur. Adanya ETLE terkoneksi nasional, bisa terdeteksi semuanya,” paparnya.

Selain itu, pada program INCAR saat ini sudah terkoneksi dengan database SIM dan Traffic Attitude Record (TAR). “Jadi seseorang yang mau memperpanjang SIM akan dilihat, dalam 5 tahun beberapa melakukan pelanggaran itu sudah bisa terdeteksi,” kata Dirlantas diakhir wawancara. Ady