LBHAM Jombang, Berikan 7 Rekomendasi Sikapi Aksi Terorisme

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Aksi teror Bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar, Selawesi Selatan pada hari minggu kemarin (28/3) dinilai sangat menciderai terhadap prinsip fundamental Bhineka Tunggal Ika dan juga Hak Asasi Manusia (HAM).

Hal itu disampaikan Ketua DPD LBHAM KIS Kabupeten Jombang Faizuddin Fil Muntaqobat
menilai bahwa penghilangan nyawa manusia atau menjadikan luka-luka yang sedang menjalankan hak asasisnya sebagai umat manusia itu kejahatan HAM, karena sangat menciderai terhadap prinsip-prinsip nilai Bhineka Tunggal Ika dan Hak Asasi Manusia.

Untuk menangani hal ini tentu saja semua pihak harus ikut meredam dan membendung penyebaran faham radikalisme yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” kata Gus Faiz panggilan akrabnya, dalam keterangan tertulis, dikutip KanalIndonesia.com, Senin (29/03).

Baca:  Usai Gelar Hajatan Pernikahan Anaknya, Warga Ponorogo Ditemukan Gantung Diri

Ketua LBHAM ini menegaskan perbuatan yang dilakukan oleh kelompok intoleran itu menjadi musuh Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45. Pemerintah dan masyarakat diharapkan untuk mencari formula-formula guna memutuskan sel-sel virus radikalisme.

Untuk itu, DPD LBHAM KIS Jombang merekomendasikan kepada Bapak Presiden, Gubernur dan Bupati, Wali Kota. Kepala Desa dan Lurah :

1. Melakukan pembinaan wawasan Hak Asasi Manusia (HAM)
2. Melakukan pembinaan wawasan kebangsaan dan keberagaman
3. Keutuhan NKRI adalah tanggung jawab kita bersama seluruh rakyat Indonesia.
4. Menjaga kampung masing-masing dari pengaruh faham Khilafah dan Radikalisme.
5. Menjaga hubungan antar Anak Bangsa baik antar Etnis, Agama, Budaya, Adat serta semua unsur Bangsa Indonesia.
6. Memberikan Pendidikan Moral Pancasiala pada Generasi di setiap Kampung atau Desa.
7. Mendorong untuk pencanangan program “JOGO KAMPUNG” dalam rangka memutuskan sel-sel faham Khilafah dan Radikalisme.

Baca:  Hendak Masuk Sidoarjo, Mobil Satu Keluarga ODP Covid-19 Dihentikan Petugas Check Point Porong