3 Organisasi Kewartawanan di Kediri Turun ke Jalan, Gelar Aksi Solidaritas

KEDIRI, KANALINDONESIA.COM: Merespon aksi kekerasan yang dialami oleh wartawan tempo, oleh oknum aparat. Tiga organisasi ke wartawanan Aji (Aliansi Jurnalis Independen) Kediri, PWI ( Persatuan Wartawan Indonesia) kediri, dan IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ) kediri kompak turun ke jalan melakukan aksi solidaritas.

Aksi dilakukan dengan cara tutup mulut, dan diakhiri pernyataan sikap. Kegiatan dilaksanakan di 2 titik. Titik pertama dilakukan di kantor sekretariat Aji di Kelurahan Banjaran. Di lokasi pertama, berlangsung sekitar kurang lebih 10 menit. Para anggota AJI ini berdiri berjajar menutup mulut mereka dengan lakban. Aksi tutup mulut ini merupakan simbol dari pembungkaman kebebasan pers.

Selesai aksi pertama, puluhan anggota AJI Kediri kemudian bergerak menuju tempat makam pahlawan di jalan PK Bangsa Kota Kediri. Disini sejumlah anggota AJI bergabung bersama 2 organisasi kewartawanan PWI dan IJTI.

Baca:  Kabar Gembira, 5 Pasien COVID-19 Ponorogo Dinyatakan Sembuh

Puluhan wartawan yang biasa bertugas melakukan peliputan di wilayah kerisidenan ini berdiri berjajar di pinggir jalan sambil membentangkan poster bertuliskan kecaman antara lain tendang pewarta instal orba 2.0, tolak kekerasan terhadap wartawan, serta rilis diundang gak ada rilis wartawan ditendang.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pernyataan sikap, sambil meletakan peralatan kamera, alat perekam dan mic yang biasa digunakan sebagai alat kerja para jurnalis. Peralatan ini kemudian ditaburi bunga sebagai simbol matinya kebebasan pers.

” Ini merupakan aksi solidaritas kita terhadap kawan kita Nurhadi jurnalis Tempo yang sedang menjalankan tugas jurnalis mendapat perlakuan tindak kekerasan oleh aparat. Kita dari Aji mengutuk keras, karena tugas kita sebagai jurnalis sudah dilindungi Undang Undang Pers. Kita minta Kapolri dan Kapolda untuk menyelesaikan persoalan ini, ” terang Reki kordinator aksi solidaritas.

Baca:  Sesosok Mayat Yang Ditemukan Di Perairan Pantai Desa Ambet Akhirnya Teridentifikasi

Reki mengkau pihaknya mendapat kabar baik dari rekanya di Surabaya bahwa perkara ini sudah ditindaklanjuti oleh unit Propam Polda Jatim. Meski demikian pihaknya, akan tetap mengawal perkara ini hingga tuntas.(nug)