Gagal Gondol Motor Warga, Pemuda di Surabaya Diamankan Polsek Sukomanunggal

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Anggota anti bandit unit Polsek Sukomanunggal amankan seorang pemuda dari amukan massa lantaran diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor di Jalan Darmo Baru Barat 93 Wonokromo Surabaya. Dia adalah M Choirul Anam (19) warga Kalianak Surabaya.

Ternyata, saat beraksi MCA dibantu oleh pamannya berinisial WYD alias GTT. Namun sampai kini masih DPO.

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Utami mengatakan sebelum beraksi, MCA terlebih dulu mengawasi keadaan di sekitar lokasi. Sedangkan pamannya berperan sebagai eksekutor motor curian.

“Untuk tugas pelaku MCA ini hanya mengawasi situasi lokasi sekitar. Kalau pelaku lainnya (DPO) bagian eksekutor atau pembobol yakni menggunakan kunci T untuk merusak stop kontak sepeda motor,” kata Kompol Esti kepada awak media, Selasa (6/4/2021).

Menurut Esti, pelaku sudah beraksi (melakukan curanmor) ini sudah hampir enam lokasi di Kota Surabaya. Dan lokasi terakhir pelaku beraksi di Jalan Darmo Baru Barat 93 Wonokromo, Selasa (23/3/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Waktu itu, ia hampir saja membawa kabur sebuah motor. Namun beruntung, pemilik kendaraan tersebut mengetahuinya dan langsung melemparnya dengan sebongkah paving hingga membuat Choirul Anam jatuh tersungkur. Sementara pamannya lebih dulu kabur menggunakan motor curian.

“Pelaku beberapa saat kemudian dilempar paving oleh korban sehingga tersungkur dan bisa diamankan,” lanjutnya.

Esti mengatakan, M Choirul Anam mengaku diberi upah Rp 600 ribu setiap kali menjalankan aksi pencurian kendaraan bermotor. Uang itu biasanya dipakai untuk membeli minum-minuman keras dan kebutuhan sehari-hari.

Pelaku yang kesehariannya sebagai pengamen ini pun terancam pidana lima tahun penjara sesuai Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana disertai unsur pemberatan. Ady