Polrestabes Surabaya Beri Klarifikasi Soal Hilangnya Sabu 11 Kilogram

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Wakasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Heru Dwi Purnomo angkat bicara terkait kabar yang beredar soal hilangnya barang bukti 11 Kilogram sabu-sabu dari hasil pengungkapan di Semarang.

“Awalnya barang bukti yang kami amankan narkotika jenis sabu seberat 5 kilogram. Lalu dikembangkan di salah satu apartemen di Surabaya,” jelas Heru saat memberi klarifikasi di hadapan awak media di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (7/4/2021).

Sedangkan untuk barang bukti 23 kg sabu dan 20.000 butir ekstasi tersebut, menurut Heru berhasil diamankan setelah dilakukan pengembangan dari penangkapan 3 tersangka.

Tiga tersangka itu adalah AH, RR dan MNC. Heru merinci dari tangan pelaku AH, pihaknya menemukan 10 kg sabu, lalu 10 kg sabu disita dari RR dan MNC sendiri hanya dengan barang bukti 1 kg sabu.

“Dari ketiga tersangka tersebut terpaksa kita lakukan tindakan tegas struktur karena melawan petugas yang mengakibatkan kedua tersangka meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,” tambah Heru.

Dari hal tersebut kemudian dilakukan rangkaian penyelidikan, setelah dilakukan uji forensik di laboratorium Forensik Polda Jatim didapatkan hasil barang bukti tersebut adalah sabu.

Lalu, barang bukti narkotika tersebut telah dilakukan pemusnahkan pada tanggal 26 Oktober 2020 lalu di Mapolrestabes Surabaya.

“Kami menyampaikan kepada rekan-rekan sekalian bahwa tidak ada 1 gram pun narkotika yang tidak bisa kita pertanggungjawabkan. Jadi semuanya bisa kita pertanggung jawabkan,” ucapnya di Polrestabes Surabaya. Ady