Omah Taichan, Perkenalkan Cita Rasa Sate Taichan di Ponorogo

foto : istimewa

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Mendengar kata Ponorogo pastinya banyak hal yang akan terlintas di fikiran. Ponorogo yang dijuluki dengan Kota Reog memiliki banyak hal menarik di dalamnya, walaupun namanya Kota Reog tetapi Ponorogo tidak hanya dikenal melalui seni Reyognya. Salah satu hal yang menarik yaitu kuliner yang ada di Ponorogo. Kuliner khas dari Ponorogo tidak lain dan tidak bukan pastinya sate ayam, ketika anda berkunjung ke Ponorogo pasti akan banyak menemui pedagang sate ayam. Berbicara tentang sate sebenarnya tidak hanya sate ayam, banyak jenis-jenis sate lain yang ada di Indonesia seperti sate kambing, sate usus, sate tahu dan lain sebagainya.

Ada jenis sate yang sedang hits pada saat ini, yaitu sate taichan yang memiliki keunikan bila dibanding dengan sate lain. Keunikan sate taichan yang pertama terletak pada segi penampilan, bila dibandingkan dengan sate ayam pada umumnya sate taichan terkesan lebih pucat, hal ini dikarenakan sate taichan hanya dibakar menggunakan bumbu garam dan jeruk nipis tanpa kecap. Keunikan kedua yaitu dari segi penyajian, sate taichan disajikan dengan menggunakan sambal tanpa dilumuri bumbu kacang sebagai pendamping. Keunikan lain yaitu bumbu sate taichan lebih sederhana dan cukup mudah kita jumpai jadi bisa membuat sendiri dirumah.

Dan yang paling penting dari segi rasa sate taichan terkesan lebih sederhana, hal ini dikarenakan bumbu sate taichan lebih sederhana dibanding sate ayam pada umumnya. Sate taichan memiliki rasa asam yang dihasilkan dari perasan jeruk nipis, gurih dari garam, dan pedas dari sambal saat disantap. Hal ini berbeda dengan sate ayam yang mempunyai rasa beragam dari bumbu kacangnya, mulai dari rasa manis, pedas, gurih dari bumbu yang digunakan. Walaupun demikian sate taichan tidak kalah lezat untuk disantap.

Baca:  Setelah Viral, Akhirnya yang Menemukan KK Bungkus Tempe Jelaskan ke Media

Nah berbicara masalah Ponorogo dan sate taichan merupakan dua hal yang tidak biasa disandingkan karena masyarakat Ponorogo lebih mengenal sate ayam. Kini sate taichan mulai hadir di Ponorogo salah satunya yaitu di Omah Taichan yang berada di Jl. Jula-Juli 102 Tambakbayan Ponorogo, usaha kuliner ini dirintis oleh Muh Zidny Firhan Rizaldi.

Omah taichan melakukan grand opening pada bulan Maret 2021, namun Zidny memulai usaha kulinernya jauh sebelum itu. Ia sudah memulai usaha di bidang kuliner sejak 2020, sate taichan ini bukan usaha pertamanya dalam dunia kuliner. Pada tahun 2020 ia merintis usaha dengan nama El-Najah dimana makanan yang dijual seperti frozen food, rice box, pizza, dan lainnya. Omah Taichan ini juga merupakan usaha dibawah nama El-Najah, namun Zidny memberikan nama Omah Taichan untuk usaha sate taichan nya. Pemilihan nama Omah Taichan ini juga bukan tanpa alasan, dengan menggunakan redaksi kata ‘Omah’ ia berharap bahwa semua orang yang makan di outletnya merasa nyaman dan merasa sedang makan di rumahnya sendiri. Setiap pagi didepan outlet Omah Taichan ia juga menjual bubur ayam, untuk bubur ayam ini ia bekerja sama dengan rekan bisnisnya. Dan setiap pagi bubur yang dijual selalu sold out karena sudah memiliki pelanggan yang setiap pagi akan kesana untuk membeli bubur tersebut.

Baca:  Bawang Putih Naik

Awal memperkenalkan sate taichan di daerah Ponorogo pastinya bukan hal yang mudah karena sudah terbiasa dengan sate ayam. Zidny juga mengakui akan hal tersebut sampai-sampai ada orang yang datang ke outletnya dan memesan sate taichan, lalu orang tersebut meminta kecap. Hal yang wajar memang karena masyarakat terbiasa memakan sate ayam dengan kecap dan bumbu kacangnya. Perlahan Zidny merintis usaha Omah Taichan itu dan sekarang masyarakat mulai welcome dengan adanya sate taichan khususnya di daerah Ponorogo.

Ketika awal merintis usahanya yang datang membeli produk makanannya masih sebatas teman dekat, lalu ia menamainya dengan Teman Najah. Nama ini berangkat lewat usaha pertama yang dirintisnya yaitu El-Najah. Selang beberapa waktu dari itu sampai tercetus Omah Taichan, penikmatnya mulai berkembang yang awalnya hanya teman dekat akhirnya masyarakat luas juga mengenal dan menikmati makanannya

Dalam usaha kulinernya Zidny bersama istrinya memasak sendiri semua produk makanannya. “Kita berdua sampai sekarang masih memasak sendiri untuk makanannya, biar rasanya tetap terjaga,” ungkapnya. Dengan hal tersebut pastinya ia bisa menjaga rasa dari produk makanannya karena menurutnya konsistensi rasa sangat penting dijaga dalam usaha makanan, rasa yang disajikan akan mempengaruhi pembeli yang datang. Ketika rasanya konsisten pasti akan membuat orang kembali lagi utnuk menikmati, namun ketika sekali saja rasanya mengalami penurunan pasti akan membuat orang berfikir ulang untuk kembali menikmatinya. Berangkat dari hal tersebut Zidny sangat menjaga konsistensi rasa dari sate taichan buatannya. Meskipun demikian ia tetap akan mencari karyawan untuk outlet sate taichan nya, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ketika ada pesanan dengan jumlah banyak.

Baca:  Yuk Intip, Menu Khas Arab Sheraton Senggigi Selama Ramadan

Dengan kurun waktu beberapa minggu dari awal grand opening nya Omah Taichan pernah mendapatkan pesanan yang cukup banyak dalam satu hari, “Sehari pernah sampai 30 porsi sate taichan, itu yang terbanyak semenjak awal buka,” tutur Zidny.

Tidak heran memang, dengan pengenalan sate taichan di daerah Ponorogo dan bisa mencapai penjualan sebanyak itu pastinya mengindikasikan bahwa sate taichan mulai diterima oleh masyarakat Ponorogo. Zidny berharap supaya semua usahanya bisa lebih berkembang lagi, ia juga berharap banyak usaha-usaha sate taichan lain yang masuk di Ponorogo agar makanan ini bisa lebih dikenal di Ponorogo