Pendistribusian Bantuan Logistik Terus Dilakukan dalam Penanganan Bencana NTT

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mendukung upaya penanganan bencana banjir bandang, tanah longsor dan gelombang pasang yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga Kamis (8/4), BNPB telah mendistribusikan sejumlah bantuan logistik ke wilayah terdampak.

Adapun bantuan tersebut telah sampai di Bandar Udara (Bandara) El Tari, Kupang, NTT berupa; 120 buah kasur lipat, 5.000 lembar selimut, 20.000 alat rapid test antigen, 5.040 pak pembalut, 260 paket perlengkapan bayi, 16 unit tenda pengungsi, 642 paket lauk pauk, 408 paket makanan siap saji, 408 paket makanan tambahan gizi, 50.000 lembar masker kain, 100.000 lembar masker medis dan 50.000 lembar masker anak.

Selanjutnya rencana bantuan logistik pada hari ini (9/4) akan didatangkan kembali dari Jakarta untuk dikirimkan ke Bandara El Tari meliputi 50.000 lembar masker kain, 30.000 lembar masker medis, 10.000 lembar masker medis anak, 8 unit tenda pengungsi dan 504 buah lampu air garam.

Baca:  Tinjau Pembangunan Tol Pekanbaru - Dumai, Presiden Jokowi: Kita Harapkan Selesai April 2020

Rencana distribusi bantuan logistik pada Jumat (9/4) akan disebarkan ke tiga kabupaten terdampak, antara lain:

Kabupaten Flores Timur
6 set tenda pengungsi
60 lembar kasur lipat
1.488 pak pembalut
100 paket perlengkapan bayi
1.000 lembar masker medis

Kabupaten Lembata
10 set tenda pengungsi
60 lembar kasur lipat
1.520 lembar selimut
1.536 pak pembalut
100 paket perlengkapan bayi
10.000 lembar masker kain

Kabupaten Alor
60 set tenda pengungsi
2.000 lembar selimut
10.000 alat rapid test antigen
2.016 pak pembalut
100 paket perlengkapan bayi
300 paket lauk pauk
300 paket makanan siap saji
300 paket makanan tambahan gizi
50.000 lembar masker kain
30.000 lembar masker medis
20.000 lembar masker anak

Baca:  Terkait Aksi di Balaikota, Ini Pernyataan Serikat Pekerja

Selain bantuan logistik, BNPB bekerja sama dengan berbagai pihak dalam memberikan bantuan berupa kebutuhan medis, obat-obatan, SAR Dog hingga pelayanan masyarakat terdampak melalui dapur lapangan.

Selanjutnya pendistribusian bantuan logistik juga dilakukan melalui perjalanan udara menggunakan helikopter pada wilayah yang cukup sulit dijangkau.

Hal ini disampaikan Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo bahwa BNPB telah mempersiapkan enam unit helikopter untuk dapat melayani mobilisasi bantuan secara menyeluruh.

“BNPB telah mempersiapkan enam unit helikopter, tiga diantaranya sudah berada di Maumere dan Larantuka untuk membantu operasional di pulau Adonara, Kabupaten Lembata dan Kabupaten Alor,” jelas Doni dalam keterangannya melalui konferensi pers secara virtual, Kamis (8/4).

Baca:  Provost Kodim 0503/Jakarta Barat, Jangan Malu Untuk Berlomba Meningkatkan Profesionalisme Dalam Bekerja

Doni juga menyampaikan bahwa pada Sabtu (10/4) mendatang, giat operasi helikopter akan digencarkan pada sejumlah wilayah yang terdampak cukup parah.

“Pada Sabtu mendatang kami akan mengoperasikan satu unit helikopter khusus di Kabupaten Alor dan Pulau Pantar. Lalu ada dua unit lainnya untuk melayani wilayah Rote Ndao, Malaka dan Sabu Rayuwa. Sedangkan satu unit helikopter juga disediakan untuk melayani kebutuhan di Pulau Sumba,” jelas Doni.

Adapun dua unit pesawat fixed wing dari Garuda dan pesawat kargo BNPB untuk melayani seluruh wilayah terdampak yang masih membutuhkan bantuan.