Sosialisasi Program Sensus Melalui KartaNU, K.H. Marzuki: Dalil Tidak Salah, yang Salah Memahaminya

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM : Ketua PWNU Jawa Timur, K.H. Marzuki Mustamar dalam kunjungannya ke Ponorogo, memimpin sosialisasi program sensus warga NU melalui KartaNU (Kartu Anggota Nahdlatul Ulama) di kantor PCNU Ponorogo, Minggu (11/4/2021). Dalam kunjungannya kali ini, ia turut didampingi Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Tak hanya sosialiasi, berhubung menjelang memasuki bulan Ramadan, Marzuki Mustamar juga berikan sedikit ceramah terhadap para warga nahdliyin yang hadir.

Sebagai warga nahdliyin, ia juga meminta kepada Bupati Sugiri ketika ba’da sholat di pendopo kabupaten harus ada wiridan, sholat Subuh harus ada qunut, sholat tarawih di pendopo juga dengan total 23 rakaat. Agar senantiasa NU di bumi Reog semakin kental.

Baca:  DPMD Sumenep Evaluasi Bumdes Se Kecamatan Ganding

“Orang minder karena salah, berani karena benar. Yang benar ya ahlusunnah wal jama’ah,” imbuh Marzuki.

Menurutnya, berdzikir dengan suara dikeraskan sudah ada dari zaman nabi, asli sunnah bukan bid’ah. Ia juga menjelaskan kalau bid’ah merupakan sesuatu yang tidak ada namun diadakan.

“Dalil itu tidak salah, yang salah memahami dan menempatkan dalil yang tidak pas,” pungkas Marzuki.

Di akhir acara, panitia memberikan kepada Ketua PWNU Jatim dan Bupati Sugiri cenderamata berupa buku sabun “Lerak” produksi PCNU Ponorogo.