Sambut  Ramadhan, Gelar Megengan Doa Bersama Virtual

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 H, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mewakili Gubernur Jatim Khofifah menggelar megengan online, serta Doa bersama untuk musibah gempa yang terjadi di Kabupaten Malang, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (11/04).

Selalu ada kearifan lokal yang dihidupkan masyarakat Jawa Timur, yaitu yang dikenal dengan tradisi megengan. Megengan berasal dari bahasa Jawa, artinya menahan. Memasuki Ramadhan, masyarakat diharapkan bisa menahan banyak hal. Menahan amarah, nafsu, dahaga, dan tentu menahan lapar.

Tradisi yang ditandai dengan tumpeng kue apem ini, melibatkan beberapa kepala daerah di Jatim. Diantaranya, Bupati Jombang, Bupati Situbondo, Bupati Blitar, Bupati Malang, Bupati Gresik, dan Bupati Lumajang.

Baca:  Kepala Dusun Bungur Desa Poto'an Daya Pamekasan, Dipolisikan Warganya 

Dikabupaten Jombang, secara virtual megengan menyambut bulan puasa di laksanakan di Pendopo setempat. Dihadiri Bupati Mundjidah dan beberapa jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Jombang.

Sambutan akan datangnya Ramadhan harus tetap kita lakukan, dan di tengah pandemi Covid-19 maka metode Megengan Online adalah salah satu pilihan. Selain itu, kita juga menggelar doa bersama atas musibah gempa yang terjadi kemarin di Kabupaten Malang” terang Wagub Emil, mewakili Gubernur Jatim Khofifah dalam paparannya.

Dijelaskan Emil, dalam bahasa Arab, apem ini Afwun yang artinya maaf. Sehingga menjelang Ramadhan kita diharapkan saling memaafkan. Ini juga merupakan bentuk memaksimalkan habluminannas atau hubungan baik dengan manusia.

Ini merupakan hubungan baik dengan manusia, saling memaafkan,” tuturnya.

Baca:  Densus 88 Grebek Terduga Teroris di Jombang, Satu Keluarga Diamankan