Survey SSC, PDI Perjuangan Diminati Kalangan Millennials Jatim, Partai yang Dipimpin Kalangan Milenials Kurang Diminati

SURABAYA KANALINDONESIA.COM : Meski dipimpin oleh sosok yang senior dan berumur Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ternyata menjadi partai yang diminati oleh kaum milennials Jatim. Begitulah hasil riset yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC)

terhadap kaum milenial.

Ini tentu menjadi signal agar partai yang saat ini mengklaim ingin merebut hati anak muda, segera mengoreksi diri agar tidak salah melangkah dalam mengambil strategi saat pilleg atau pilpres dan pilkada mendatang.

Partai pemenang pemilu dalam 10 tahun terakhir di Jatim ini menjadi memuncaki hasil survey top of mind dan elektabilitas di mata millennials. Sebuah survey menjawab pertanyaan secara spontan sesuai yang mereka ingat siapa partai pilihan mereka, tanpa ada pilihan sebagai acuan

Hari Fitrianto Pengamat Politik Unair mengatakan PDIP dengan raihan hasil survey sebesar 22,9% menunjukkan PDIP mampu membuat para milenial meyakini partai yang justru dipimpin kaum tua ini
sukses membuka kran harapan untuk mewakili sesuatu yang diingini milenials.

“Karena dinilai mampu mewakili kepentingan anak muda maka PDIP masuk pada partai yang diminati anak muda. Yang ini mengokohkan PDIP sebagai partai elit, dengan torehan angka hingga dua digit,” kata Hari Fitrianto, mengeksplore hasil survey SSC ini, Senin (12/4/2021)

Ini kata Hari menjadi berbeda dengan Demokrat Jatim yang hanya mendapat pilihan sebesar 4,2 dari anak anak muda baik kota maupun pedesaan.
“Meski ada Emil sebagai Plt Ketua Demokrat, namun
Pesona milenialnya tidak sanggup diekspolitasi oleh Demokrat. Demokrat gagal memanfaatkan pesona milenial Emil. Mereka lebih memelihara yang mengagumi SBY. Maka artinya Demokrat
mengalami kebuntuan komunikasi dengan milenial. Dan di lapis berikutnya diisi oleh orang lama yang sudah tdk milenial,” urainya.

Baca:  2021 Saham Bank Jatim Makin Banyak Diminati Investor Domestik

Mengapa anak muda lebih memilih PDIP, peneliti senior SSC Surochim mengatakan ini tidak lepas dari pola anak muda sekarang yang sudah tidak lagi sama dengan sebelum sebelumnya, “Anak muda sekarang itu untuk politik saat ini sudah susah diatur. Anak muda didesa tidak lagi mudah menerima parpol sekedar lihat bungkusnya saja. Mereka lebih kritis dan inddependen susah diatur dan susah setuju, juga susah loyal. Mereka lebih melihat kerja kerja kerja , hasil hasil hasil. maka jangan heran kalau nanti akan ada perang politisi tua dan politisi muda. Parpol parpol harus menata ulang strategi, agar bisa efektif rangkul anak muda
Maka gunakanlah canel yg disukai anak muda.
Kalau pake gaya tradisional, maka akan butuh variabel antara seperti ulama atau orang tua,” kata Rektor Unijoyo ini.

Baca:  Minim Mobil Damkar, Petugas Kawalahan Padamkan Kebakaran Pasar Songgolangit

Sementara itu, Direktur SSC Mochtar W Oetomo, dari hasil survey yang dilakukan, PDIP berada di posisi puncak dengan perolehan 22.9 untuk survey top of mind. Baru kemudia disusul oleh PKB dan Gerindra yang masing-masing mengantongi 9.5 dan 5.8 persen di urutan kedua dan ketiga.

“Apa yang dicapai PDIP ini sesungguhnya tidak mengherankan ya. Modal mereka sebagai partai juara di 10 tahun terakhir memang masih sangat kuat. Sehingga, hasil yang mereka capai pun bisa jauh mengungguli yang berada di posisi di bawahnya,” ujarnya.

Bahkan kata Mochtar, secara elektabilitaspun PDIP berada di posisi pertama dengan perolehan 26,73 persen. Baru kemudian disusul oleh PKB dengan 16.3 persen dan Gerindra dengan 9.5 persen.

“Menariknya, di survey elektabilitas ini, masih ada 20.5 persen responden yang memilih untuk tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu. Ini berarti masih ada peluang atau ceruk yang cukup besar untuk diperebutkan dan digarap oleh partai-partai lainnya, walau tentu memenangkan suara millennials juga tidak mudah,” ungkapnya.

Pria yang juga dosen FISIB Trunojoyo Madura ini juga mengatakan, dari hasil survey para kalangan mellennials Jatim, PDIP dipandang sebagai partai yang paling peduli dengan rakyat kecil. Serta dinilai paling peduli dengan penanganan pandemic COVID-19.

Baca:  Alhamdulillah, 10 Santri Gontor 2 Terkonfirmasi COVID-19 Dinyatakan Sembuh dan Dipulangkan dari Surabaya

“Millenials menilai jika PDIP paling peduli dengan nasib rakyat kecil. 24.2 persen responden menyatakan hal itu. Kemudian dilanjut oleh PKB dengan 11.3 persen dan Gerindra dengan 7.8 persen,” jelasnya.

“Untuk kepedulian terhadap COVID-19, PDIP berada di puncak tiga besar dengan 15.8 persen, diikuti oleh PKB dan Gerindra yang masing-masing 8.2 dan 5.5 persen,” lanjutnya.

Mochtar juga mengatakan PDIP juga dinilai oleh kelompok millennials sebagai partai politik yang kadernya paling sering turun ke lapangan. Atribut dari partai berlogo moncong banteng ini pun dinilai oleh kelompok millennials itu paling sering dilihat dan ada dimana-mana.

“Menurut 27.1 responden kami, kader-kader PDIP ini sering turun ke lapangan untuk bertemu dengan konstituennya. Di tiga besar, Ia diikuti oleh PKB yang meraih 15.4 persen dan Gerindra dengan 9.3 persen,” pungkas Mochtar.

Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 5-25 Maret 2021 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sebanyak 1070 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dari kalangan millennials dalam setiap KK dilakukan dengan bantuan kish grid. Nang