Terkendala Biaya Yatim Piatu di Jombang Dipersulit Jalani Perawatan di RSUD Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Terkendala biaya, Rahmad Gilang Ale Firdaus (14) seorang remaja yatim piatu asal Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang dipersulit jalani perawatan oleh oknum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang.

Perlakuan kurang baik harus diterima anak yang akrab disapa Gilang ini, oleh oknum RSUD Jombang saat menjalani perawatan di RSUD Jombang. Gilang merupakan anak yatim piatu, menderita sakit yang harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUD Jombang sejak 2 pekan yang lalu.

Akibat terkendala biaya, proses pelayanan guna perawatan yang harus dijalani Gilang pun mengalami kendala. Saat hendak dibawa pulang, Gilang harus membayar uang biaya rawat sebesar Rp 10,6 juta rupiah.

Baca:  Bupati Mundjidah Apresiasi GP Ansor Jombang yang Berdayakan UMKM

Pihak keluarga kemudian mengajukan keringanan biaya dengan mengajukan surat keterangan miskin dari kelurahan.
Gilang yang hanya tinggal bersama neneknya ini tidak sanggup untuk membayar dan mengurus administrasi yang diperlukan untuk kepulangannya.

Pada akhirnya pihak keluarga menyerahkan semua urusan tersebut kepada relawan AHY Jombang, untuk ditanggung seluruh administrasi keringanan biaya oleh rumah sakit

Agus Zaenal, Relawan AHY Jombang mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah memenuhi syarat administrasi yang diminta RSUD Jombang. Namun, masih dipersulit dan belum bisa membantu lebih.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Surat dari desa, Dinsos dan sebagainya sudah kami penuhi namun tetap dipersulit,” ucapnya, Selasa (13/4/2021).

Tidak sampai disitu, pihaknya malah disuruh untuk memanggil kembali pihak keluarga Gilang ke RSUD Jombang untuk mengurusi semuanya.

Baca:  Lamongan, Hati Hati Modus Tipu Undian Mobil Dalam bungkus Kopi

“Padahal semua berkas sudah beres. Tapi masih nyari alesan yang lain minta orang tuanya yang ngurusi ke rumah sakit padahal sudah jelas anaknya yatim piatu,” bebernya.

Setelah terua diusahakan oleh relawan, pada akhirnya Gilang diperbolehkan pulang dengan jaminan KTP harus di tinggal di rumah sakit dengan membayar uang sebesar Rp 500 ribu.

“Diperbolehkan pulang tapi kami harus memberikan jaminan berupa KTP dan uang sebesar 500 ribu,” ungkapnya.

Pihaknya berharap agar kepala RSUD Jombang memberikan jalan agar anak ini bisa pulang dan diberi keringanan biaya.(GIT)