Wah…, Ruas Jalan Raya Trans Nasional di Mojokerto Rusak Berat

Caption foto : Jalan Raya Nasional di Desa Wates Umpak Kecamatan Trowulan, Mojokerto yang kondisinya rusak parah dan di pasangi warga sparator dari kayu

KANALINDONESIA.COM, MOJOKERTO : Kondisi jalan raya trans Nasional di Kabupaten Mojokerto, yang menghubungkan antara Kabupaten Mojokerto dan Jombang, kedaanya semakin gawat, disamping bergelombang badan jalan juga berlubang hampr ratusan meter panjangnya kerusakan jalan tersebut. Dengan kondisi seperti ini akan sangat membahayakan, para pengguna jalan yang melintas, di sepanjang jalur itu.

Dari pantauan kanalindonesia.com dilapangan, kerusakan terparah jalan raya trans nasional yang juga menghubungkan kota Surabaya – Madiun terletak, di Desa Watesumpak Kecamatan Trowulan Mojokerto. Disamping kondisi jalan yang rusak, diperparah lagi dengan minimnya lampu penerangan di kawasan tersebut.

Hal ini memancing respon warga sekitar untuk memasang sejumlah rambu peringatan yang diperuntukkan bagi pengguna jalan yang melintas. Anjik (29) warga setempat, saat dikonfirmasi kanalindonesia.com, piheknya mengatakan, bahwa pihaknya sengaja memasang rambu peringatan berupa dua sparator dari kayu dan diletakan ditengah jalur nasional tersebut, untuk mengurangi korban jatuh yang sedang melintas kawasan tersebut.

“Sudah seringkali ada korban disini yang diakibatkan rusaknya jalan tersebut, bahkan sampai ada yang meninggal dunia, mas, ” ungkapnya.(01/04/2017)

Masih menurut penjelasan Anjik,” dengan pemasangan sparator tersebut kendaraan yang melintas diharapkan dapat memperlambat laju kendaraannya, sehingga tidak ada kejadian yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Sementara itu AKP Wikha Ardilestanto selaku, Kepala Satuan Lalu lintas Polres Mojokerto, mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait dalam rangka melakukan perbaikan jalan dikawasan Watesumpak trowulan.

“Mengingat jalan tersebut adalah jalur nasional jadi kita, akan koordinasikan dengan forum lalulintas jalan,” katanya.(01/04/2017)

Masih menurut penjelasan Kasat Lantas, dan untuk urusan perbaikan jalan nasional merupakan kewenangan balai besar jalan nasional jadi dengan adanya forum lalulintas semua keluhan terkait lalulintas akan dirapatkan serta dikoordinasikan setiap bulan dengan pihak-pihak terkait.

“Apalagi jelang lebaran seperti ini rapat koordinasi bisa kita selenggarakan dua kali dalam satu bulan, untuk membahas masalah ini dengan pihak-pihak terkait” pungkasnya.(elo)