Terkendala Izin, Pasar Ramadhan di Mojokrapak Bubar

Petugas saat menegur pedagang pasar

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Terkendala izin, 50 lebih lapak pasar Ramadhan di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang Jombang membubarkan diri.

Sekitar 57 lapak sudah terdaftar di panitia, namun terkendalanya komunikasi terkait perizinan pihak panitia pasar Ramadhan bentukan Sanggar UMKM Jombang ini terpaksa membubarkan diri tidak membetuk kepanitiaan secara struktural.

Pihak panitia Abdul Ghofar mengatakan, sebelum kegiatan tersebut berlangsung, panitia pasar Ramadhan sudah menyebar surat pemberitahuan kegiatan tersebut kepada sejumlah pihak terkait. Namun pihak dari desa hanya mengiyakan kegiatan tersebut secara lisan tidak secara resmi tertulis.

“Ketika surat pemberitahuan itu ditujukan ke Polsek, pihak Polsek meminta surat keterangan dari Pemdes secara resmi, namun pihak desa mengiyakan kegiatan tersebut secara lisan saja,” ucapnya pada Kamis (15/4/2021).

Baca:  Minim Perhatian, Veteran Curhat Ke Putri Pahlawan Nasional

Terpantau pada Rabu (14/4) sore, lokasi jualan pedagang Pasar Ramadan di sepanjang jalan Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, terlihat dijaga petugas kepolisian dan TNI. Tampak, mobil Polsek setempat sedang terparkir di sekitaran lokasi.

Pihaknya membenarkan jika titik persoalan karena izin. Namun, setelah di konfirmasi mengenai kegiatan tersebut pada pihak Desa, kegiatan tersebut kami pindah ke sebelah barat agar tidak menggangu ketertiban warga.

“Tapi kami ke Kasi Trantib hanya melaksanakan pantauan tugas terkait protokol kesehatan, kepanitiaan terlihat tertip kesiapannya namun untuk kenyamanan warga terkait lalulintas makan kegiatan tersebut agak di geser sedikit tempatnya,” bebernya.

Pemberitahuan pembubaran pasar Ramadhan sendiri tersebar via pesan Group Whatsapp pada Selasa (13/4) malam.

Baca:  4000 Vaksin Sinovac Tiba di Dinkes Jombang, Nakes Jadi Prioritas Vaksinasi

“Assalamualaikum wr.wb . Selamat malam saudara ku semua salam seduluran. Atas nama panitia yang baru mendapat informasi dari pihak desa yang rencana besok Pasar Ramadhan mau dibubarkan dari pihak RT, RW, tokoh masyarakat, perangkat desa, Kecamatan, Polsek, Koramil yang rencana besok akan rapat terlebih dulu untuk membubarkan acara pasar ramadhon, maka dari itu kami panitia sepakat membubarkan pasar ramadhon lebih dulu dari pada kita dibubarkan,” tulis pesan tersebut.