Latihan Cakra A-21, Kosekhanudnas Laksanakan Force Down

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM Memasuki hari ketiga latihan, Pangkosekhanudnas I, Marsma TNI Djoko Tjahjono, S.E., M.M., didampingi Asops dan Asintel Kosekhanudnas I kembali melaksanakan dengan penuh keseriusan,  latihan “Cakra A-21”di ruang Yudha Posek Kosekhanudnas I, Jakarta, Jum’at (16/4/21).

Sesuai rencana latihan, dalam pelaksanaan latihan hari ini dilaksanakan 3 teknik penindakan terhadap pesawat musuh yaitu Pengusiran (Intervention), Hanud Titik, juga Pemaksaan Mendarat (Force Down).

Sebagai latihan pertama, disimulasikan tertangkap radar Satrad 211 dan MCC Soekarno Hatta adanya penerbangan melalui ALKI.

Setelah penelusuran, diketahui bahwa pesawat yang melintas tidak memiliki Flight Clearance (FC), hingga dinyatakan sebagai Lasa “X”.

Adanya Lasa “X” yang terlihat terus memasuki wilayah NKRI, Pangkosekhanudnas I memerintahkan unsur TS melakukan intersepsi untuk menghalau keluar wilayah NKRI.

Baca:  Kesungguhan Latihan, Danrem 174/ATW Resmi Membuka Latihan Posko I Kodim 1707/ Merauke

Misi berhasil, 2 pesawat F-16 dari unsur TS Lanud Iswahjudi kembali ke Pangkalan Udara Iswahjudi.

Pada latihan kedua, pukul 07.00 WIB,  Posek Kosekhanudnas I menerima info dari staf Intel bahwa ada pesawat asing yg berpotensi mengancam Ibukota dari arah selatan pulau jawa.

Pangkosekhanudnas I menaikkan tingkat kewaspadaan tiap-tiap unsur menjadi Siaga I, Waspada Merah dan Siap Tempur I. Mewaspadai serangan udara, Pangkosekhanudnas I memerintahkan Denhanud 471 melaksanakan penghancuran. Pesawat musuh berhasil dihancurkan, Pangkosekhanudnas I menurunkan tingkat kewaspadaan tiap-tiap unsur menjadi Siaga III, Waspada Hijau dan Siap Tempur III.

Merupakan puncak latihan, dalam latihan ketiga diasumsikan staf Intel menyampaikan informasi intelijen adanya pesawat sipil negara asing yang akan melaksanakan lintas  udara  tanpa FC dan berpotensi melaksanakan pengintaian. Mencurigai pesawat asing itu, Posek Kosekhanudnas I melaksanakan identifikasi dan koordinasi dengan staf Intel terkait perijinan pesawat tersebut. Pangkosekhanudnas I yang menerima laporan menaikkan tingkat kewaspadaan tiap-tiap unsur,  sementara Satrad 216 dan Satrad 215 juga MCC Soekarno Hatta terus memantau sasaran yang dicurigai.

Baca:  TNI dan Polri Penajam Amankan Rekapitulasi Hasil Pilkada di Tingkat PPK

Terpantau pesawat tak berijin terus memasuki wilayah NKRI, Pangkosekhanudnas  I memerintahkan unsur TS untuk melaksanakan Scramble dengan misi Identifikasi Visual. Dituntun Ground Control Intercept (GCI)  mendekat sasaran, 2 pesawat tempur unsur TS dengan call sign “Dragon” melaporkan Lasa “X” adalah pesawat sipil asing, yang selanjutnya dilaksanakan Force Down di Lanud Halim Perdanakusuma, sesuai perintah Pangkosekhanudnas I.

Demikian latihan “Cakra A-21” hari ketiga, dengan mengusung tema “Kosekhanudnas I beserta unsur-unsur jajarannya melaksanakan Operasi Pertahanan Udara secara terpadu di wilayah tanggung jawabnya masing-masing dalam rangka memelihara integritas dan kedaulatan wilayah udara Nasional”.  Dalam latihan “Cakra A-21” ini, dilaksanakan berbagai teknik penindakan udara seperti membayang-bayangi (Shadowing), pengusiran (Intervention), Hanud Titik, juga pemaksaan mendarat (Force Down).@

Baca:  Asops Kaskostrad Kunjungi Yonif Para Raider 501 Kostrad