Kajari Baru, Tim Tabur Kejari Tanjung Perak Tangkap Dion DPO Kasus Kepabeanan

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tim tangkap buronan (tabur) dari Kejari Tanjung Perak seksi Intelijen dan Pidana Khusus (Pidsus) kembali menangkap seorang DPO, kasus kepabeanan yang bernama Dion Meiriono, pada Jum’at (16/4/2021).

I Ketut Kasna Dedi selaku Kajari Tanjung Perak yang baru ini mengatakan, DPO Dion Meiriono ditangkap oleh pihaknya di Sidoarjo. Menurut Kajaro, eksekusi tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

“Vonisnya 2 tahun dan 6 bulan penjara, denda Rp. 100.000.000, subsider 6 bulan kurungan potong masa tahanan,” jelasnya.

Sementara, Kasi Intelijen Kejari Tanjung Perak Erick Ludfiansyah mengungkapkan, Eksekusi terhadap terpidana Dion Meiriono ini berjalan tanpa perlawanan.

Namun kemungkinan terpidana Dion Meiriono ini seakan tercengang ketika tim tangkap buronan (tabur) Kejari Tanjung Perak berhasil mengetahui keberadaan persembunyiannya di wilayah Sidoarjo.

Pasalnya identitas yang dimiliki terpidana Dion Mariono masih tercatat dengan alamat jalan Kutisari utara V/29-B RT 007 RW 002 Kel Kutisari Kec Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

“Pelaksanaan eksekusi terpidana bersikap kooperatif, sehingga pelaksanaan eksekusi pada hari Jum’at (16/4) sekitar pukul 11.10 Wib bertempat di Perumahan Pondok Sedati Asri Blok M 11 D (Ruko) dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Erick.

Usai ditangkap, terpidana kepabeanan Dion Meiriono ini langsung dikeler ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim untuk menjalani serangkaian kegiatan administrasi maupun kesehatannya.

“Sementara kita titipkan di cabang rutan Klas I Surabaya di Kejati Jatim, selesai administrasi kita kirim ke Lapas nunggu perintah selanjutnya,” tandas Erick. Ady