Setelah Divaksin AstraZeneca, Kakek di Jombang Lumpuh

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Seorang kakek asal Jombang mengalami kelumpuhan setelah menjalani proses vaksinisasi menggunakan vaksin AstraZeneca.

Ia adalah Zaini (69), warga Perumahan Pondok Indah, Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Saat dikonfirmasi melalui anaknya Irma Afiati (29) menyebut, kondisi ayahnya sebelum vaksinisasi masih sehat dan bisa bekerja.

“Awalnya sebelum divaksin bapak sehat. Tapi, setelah divaksin mulai mengeluh sakit, badannya lemes dan gemetaran. Tapi ya karena kebutuhan ekonomi bapak tetap bekerja seperti biasa,” ucap
anak ke 4 Zaini ini saat ditemui pada Sabtu (17/4/2021).

Irma melanjutjan, hari ketiga setelah divaksin, ayahnya jatuh didepan pintu rumahnya. Karena kaget, Zaini kemudian dibawa ke RSUD Jombang oleh pihak keluarga.

Baca:  Kebijakan Satu Peta Akan Memberi Banyak Manfaat Bagi Rakyat Indonesia

“Waktu jatuh itu saya pegang badannya sudah kaku, lalu kami bawa ke rumah sakit. Kata dokter bapak di diagnosa asam urat tinggi, sama kolesterol, itu yang menyebabkan kelumpuhan,” bebernya.

Meski sudah ada diagnosa dari dokter, pihak keluarga hingga detik ini meyakini bahwa Zaini menderita kelumpuhan akibat vaksin. Hal itu diyakini keluarga karena, sebelum divaksin, Zaini tidak mempunyai riwayat penyakit dan terlihat sehat.

“Kami mengiranya akibat efek vaksin itu, soalnya sebelumnya bapak baik-baik saja dan sehat-sehat saja,” paparnya.

Zaini sendiri diketahui bekerja sebagai penjual kreco sering mangkal di sekitar rumah sakit Dr. Soetomo. Saat ini kondisi Zaini hanya berbaring ditempat tidur. Kini, segala aktifitasnya tidak bisa dikerjakan sendiri dan dirawat oleh anaknya.(GIT)

Baca:  Tukang Ojek Se-Lamongan Turun Ke Jalan, Tuntut Pernyataan Prabowo