Dishub, Jukir dan Pedagang Eks Pasar Stasiun Lakukan Pengecatan Marka Jalan Pasar

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Menindaklanjuti guna menertibkan eks Pasar Stasiun setelah adanya pembongkaran pagar, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo melakukan pengecatan marka jalan di depan eks Pasar Stasiun, Selasa (20/4/2021).

Kabid Dalops Dishub, Kristanta mengatakan, adanya pengecatan marka jalan merupakan perintah dari Bupati Ponorogo untuk menertibkan parkir pasar yang sebelumnya masih semrawut. Rencananya, parkir akan diubah menjadi satu shaf sehingga kendaraan yang lain juga memudahkan untuk putar balik di ujung median.

“Kita mengumpulkan pedagang, jukir (juru parkir) agar membolehkan parkir kendaraan roda dua. Jukir taat, pedagang nyaman, lalu lintas lancar,” ujar Kristanta.

Parkir hanya dikhususkan untuk kendaraan roda 2. Sementara rambu akan diubah menjadi larangan parkir untuk roda 4. Sehingga roda 4 hanya dibolehkan parkir di utara median.

Baca:  Pendekatan Humanis Sopir Truk Maut Serahkan Diri

“Kalau jukir melebihi batas marka, akan disanksi 200 ribu, itu sebagai wujud mentaati. Mobil parkir di situ ya ditilang,” imbuh Kristanta.

Sementara itu, Wahid, salah satu pedagang mengaku senang karena adanya pengecatan marka jalan berawal dari keluh kesah mereka yang menginginkan parkir dibolehkan, yang akhirnya didengar oleh pemerintah. Karena sebelumnya, dengan adanya rambu dilarang parkir membuat Wahid kehilangan pembeli. Sebab, sewaktu transaksi jual beli pembeli tidak jadi membayar karena kabur melihat polisi yang bertugas.

“Mudah-mudahan lebih rapi, nggak semrawut, kemarin nggak ada penjaga sekarang ada tukang parkir. Kita semua saling kerjasama kita diminta buat ngecat,” terang pria paruh baya tersebut.

Baca:  KPUD Magetan Tetapkan 3 Pasangan Calon Bupati dan wakil 

Hal senada juga dikatakan oleh Ahmad, ia senang sekali bisa bekerja lagi bersama 11 jukir lainnya.

“Kita senang sekali. Bisa bekerja lagi, lega. Terimakasih sama pihak yang berwenang,” ungkap Ahmad. (jrs)