Gak Mau Diajak Gantian Jaga Anaknya, Jony Nekat Bunuh Istrinya Sendiri Dengan Cara Begini

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tak butuh membutuhkan waktu lama untuk anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap pelaku pembunuhan terhadap wanita yang ditemukan warga di dekat Kantor NU Jatim, Kamis (22/4/2021) malam.

Wanita diketahui bernama Putri Ima Camelia Sandy (26) dalam kondisi hamil itu ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri, bernama Jony Pranoto Kasum (27).

“Pelaku yang tak lain suami korban ini ditangkap anggota di Jalan Gayungan 7. Kepada anggota, pelaku mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap korban,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian didampingi Kanit Jatanras, Iptu Agung Kurnia Putra di Mapolrestabes Surabaya, Jum’at (23/4/2021).

Kejadian tersebut menurut Oki, diawali dengan cek cok antara korban dengan suaminya, pada Senin (18/4/2021) lalu. Dimana dalam percekcokan itu korban yang hamil 5 bulan menolak diajak bergantian menjaga anak mereka.

Hal tersebut membuat pelaku semakin kalap. Dan membunuh korban dengan cara mencekik lalu membungkam dengan bantal.

“Pelaku yang tak lain suami korban ini ditangkap anggota di Jalan Gayungan 7. Kepada anggota, pelaku mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap korban,” tandasnya.

Kemudian mayat korban ditutupi dengan sprei kasur dan dibiarkan selama 2 hari. Karena bau mayat korban sudah menyengat, tepatnya pada hari Rabu, 21 April 2021, sekitar pukul 14.00 WIB pelaku membuang korban menggunakan motor gerobak milik temannya dan diletakkan di area parkir PBNU, karena tempatnya sepi.

“Pelaku merasa sakit hati karena kata-kata korban yang tidak menghormati pelaku sebagai suami. Selain itu korban pernah berselingkuh dari pelaku sehingga pelaku dendam terhadap korban,” ungkap Oki.

Setelah melakukan olah TKP, polisi mengumpulkan barang bukti dari rumah korban. Seperti baju korban, kasur pembungkus, tali rafia, bantal untuk menyekap, lakban, cutter, 2 HP, 1 buah dompet, 5 butir pil koplo, celana pelaku, celana dalam korban.

Tersangka Jony Pranoto Kasum dikenai pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. Ady