Gol Johan Yoga Berhasil Menumbangkan Macan Putih

KANALINDONESIA.COM, SEMARANG: Duel klasik dalam laga uji coba antara PSIS Semarang melawan Persik Kediri, Minggu 02/04/2017, di stadion jatidiri Semarang berlangsung seru. tuan rumah PSIS Semarang sejak menit awal peluit pertandingan langsung menggebrak, serangan dari lini sayap kanan – kiri dan penyerang nampaknya mampu merepotkan lini pertahanan Persik Kediri, tak mau kalah dikubu lawan Persik Kediri juga melakukan manuver serangan tajam ke jantung pertahanan PSIS. sayangnya  babak pertama selesai  hasil imbang kaca mata 0 – 0 untuk kedua kesebelasan.

Pada babak kedua, Nampaknya Pelatih PSIS Subangkit, merubah skema taktik, babak pertama dengan skema pola 3 – 4 – 3 anak asuhnya bermain biasa saja kemudian babak kedua dirubah menjadi skema 4 – 4 – 2 dan permainan PSIS semakin tajam.  Alhasil pemain PSIS Haudi Abdilah melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti, kemudian mengenai kaki dari pemain Persik Kediri Ahmad Taufid sehingga gol bunuh diri tercipta pada menit 48.

Pertandingan babak kedua berlangsung panas, Pemain Persik Kediri Jaya Hartono melakukan pelanggaran keras terhadap Pemain PSIS, sehingga wasit harus mengeluarkan kartu merah.

Selanjutnya Persik Kediri dengan pemain 10 orang, tak mampu meladeni permainan agresif PSIS, menit 74, Johan Yoga Pemain PSIS mampu merobek gawang Persik Kediri untuk yang kedua kalinya yang dijaga Tedi Heri Setiawan, Gol Johan Yoga mengantarkan kemenangan Tuan rumah PSIS menjadi 2 – 0.

Pelatih Persik Kediri, Bejo Sugiantoro, mengapresiasi permainan tuan rumah. ” selamat untuk kemenangan PSIS, tuan rumah berhasil bermain bagus. “Persiapan tim kami ( Persik Kediri ) dinilai terlalu mepet untuk away laga uji coba ini, mungkin anak asuh saya masih demam panggung dihadapan ribuan suporter PSIS sehingga banyak terjadi kesalahan yang dibuat. ” ujarnya kepada media, seusai jumpa pers.

Bejo Sugiantoro mengatakan, sebenarnya pemain kami masih belom tampil full untuk menghadapi laga uji coba ini, kami beserta management tim masih mencari pemain, terutama di lini striker atau penyerang yang masih kami butuhkan untuk menghadapi liga 2 kompetisi sesungguhnya.

Sementara itu, pelatih PSIS, Subangkit mengatakan, strategi yang saya berikan kepada pemain dijalankan dengan bagus pola skema 4 – 4 – 2 mampu membuat kocar – kacir tim lawan Persik Kediri.

“Yang jadi pekerjaan saya sekarang adalah mempersiapkan tim PSIS semaksimal mungkin sebelum resmi pertandingan Liga 2 diselenggarakan dan point penting hasil akhir tim kami yang masih saya asah terus hingga saat ini. ” kata Subangkit.

Manager PSIS, Setyo Agung, mengatakan, dari laga uji coba ini anak asuh pelatih Subangkit, progresnya meningkat dan sudah dijalankan dengan baik oleh tim.

“Problem gol yang jadi pembenahan hingga saat ini, bisa dilihat dari pertandingan tadi banyak peluang yang terbuang sia – sia. Semoga sebelum pertandingan resmi Liga 2 yang rencana digelar pertengahan April, tim ini bisa kompak terus dan bisa jadi juara. “pungkasnya. (Andi)