Diduga Ingkari Kesepakatan, PJI Dilaporkan ke Polda Jatim

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM:  PT.Pembangunan Jaya Indonesia (PJI) dilaporkan mitra kerjanya ke Polda Jatim atas dugaan penggelapan dan penipuan.

Hal tersebut berawal dari kontrak  kerja sama antara PT.Orix Indonesia dengan PT Pembangunan Jaya Indonesia (PJI) yang beralamatkan di Jalan Raya Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Kepada awak media, penasehat hukum PT.ORIX Indonesia Soegeng Hari Kartono mengatakan,  jika pada tahun 2018 PT. Orix melakukan kontrak kerjasama pembiayaan unit transportasi pada PT Pembangunan Jaya Indonesia, namun pada waktu yang telah ditentukan, PJI tidak segera menunaikan kewajibannya, bahkan cenderung lalai meskipun sudah disomasi.

“Yang disayangkan, hingga Rabu(28/04/2021) dari sejumlah unit kendaraan yang sudah disewakan oleh Orix pada masa itu, saat ini, semua unit kendaraan itu sudah tidak terlihat lagi dalam penguasaan PT.PJI,”ucap Soegeng.

Baca:  Angkutan Barang Murah, Cepat, dan Aman Menggunakan Rail Express

Soegeng Hari Kartono menambahkan,“ pihak manajemen PJI mengatakan kalau unit-unit mobil itu masih ada, namun faktanya tidak diketahui keberadaannya, bahkan manajemen PJI enggan untuk menunjukkan dimana unit kendaraan tersebut berada,”imbuhnya.

Ditegaskan Soegeng,” bahwasanya semua berawal dari indikasi kecurangan yang terjadi, akhirnya manajemen PT.Orix Indonesia melaporkan PJI ke polisi dan kami dipercaya sebagai penasehat hukumnya, dengan dugaan kasus penggelapan dan penipuan, dengan laporan polisi nomor : LP-B/212//IV/RES/1.11/2021 UM/SPKT Polda Jatim pada tanggal (9/4/2021) dari laporan tersebut, sekarang berkembang memasuki tahap penyelidikan dengan nomor :  LP B/205/IV/RES/1.11/2021/Ditreskrimum. Pada tanggal 16 April 2021, dengan agenda pemanggilan saksi untuk didengar keterangannya di hadapan penyidik,”tegasnya.

Soegeng Hari Kartono S.H selaku penasehat hukum PT.Orix Indonesia Finance membenarkan bahwa pada tahun 2018 silam pernah terjadi kontrak kerjasama antara PT.Orix Indonesia Finance dengan PT. Pembangunan Jaya Indonesia. Tapi kontrak kerjasama tersebut tidak mencapai mufakat.

Baca:  Lakalantas Beruntun Libatkan Tiga Kendaraan di Gresik

“Benar, perjanjian itu memang terjadi pada tahun 2018, namun pihak PJI tidak memenuhi kewajibannya, maka dari itu, kami perwakilan dari manajemen Orix mendampingi proses laporan polisi dengan dugaan kasus penggelapan dan penipuan,”kata Soegeng.(Irwan_kanalindonesia.com)