Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Kakorlantas Polri Minta Jalur Tikus di Wilayah Jatim Dijaga Ketat

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Nampaknya, penyekatan jalur yang akan digunakan pemudik bukan hanya dilakukan di beberapa titik perbatasan saja, melainkan jalur – jalur tikus pun bakal dijaga ketat.

Hal itu disampaikan oleh Irjen Pol Istiono, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri kepada anggota jajaran saat berkunjung di Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021).

Irjen Pol Istiono berharap selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 yang berlangsung sejak tanggal 22 April sampai 14 Mei ini bisa maksimal dalam mengantisipasi arus mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, pada minggu kedua bulan Mei 2021.

“Setelah kami cek ke sejumlah titik penyekatan yang dibangun sudah all out (total). Baik personelnya, sarana prasarana, cara bertindak di lapangannya dan koordinasi dengan lintas sektoral sangat bagus. Ternyata antisipasi operasi ini sudah digodok oleh mereka,” kata Irjen Pol Istiono di Pos PAM Bundaran Waru Surabaya, (29/4).

Terutama Lanjut Irjen Pol Istiono, jalur – jalur tikus yang tersebar di wilayah Jawa Timur akan dilakukan penjagaan secara ketat. Selama penjagaan tersebut merupakan bentuk antisipasi untuk memeriksa kelengkapan dokumen para pengendara yang akan kembali ke kampung halamannya.

“Jalur tikus itu sudah diantisipasi oleh para kapolres jajaran,” ucap Istiono.

Ia mengingatkan mereka yang akan berniat pergi ke kampung halaman atau ingin pergi ke luar kota harus melengkapi beberapa persyaratan yang ditetapkan oleh satuan tugas Covid-19.

“Saya sampaikan Operasi Ketupat 2021 adalah operasi kemanusiaan. Tindakan di lapangan adalah persuasif humanis. Bagi pemudik yang melakukan mudik harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh adendum Satgas Covid-19,” kata dia menegaskan.

Risiko penyebaran Covid-19 jelang libur Hari Raya tidak dapat hanya dibebankan ke jajaran kepolisian yang melakukan penjagaan. “Kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik juga dibutuhkan untuk menekan angka penularan penyakit,” tutur Istiono.

Kakorlantas Polri bersama jajarannya dalam beberapa hari terakhir memeriksa kesiapan penyekatan ruas-ruas jalan di sejumlah wilayah seperti di Surabaya, Jawa Timur.

Sebelumnya, Istiono juga memeriksa kesiapan penyekatan di Solo, Yogyakarta, Sragen, Jombang, sampai Ngawi.

Untuk kesiapan penyekatan di Surabaya, Istiono mengatakan Polda Jatim dan polres-polres di bawahnya telah melakukan penyekatan ruas jalan dengan baik untuk mencegah pemudik masuk tanpa disertai dokumen lengkap.

“Berdasarkan hasil pengecekan, pos pendukung digelarnya Operasi Ketupat di Surabaya sudah sangat siap, baik yang didirikan Polda Jatim maupun polres jajaran. Begitu pun titik-titik penyekatan dalam upaya mengantisipasi arus mudik telah terbentuk dengan baik,” ujar Istiono.

Setidaknya ada lebih dari 300 lokasi yang menjadi titik penyekatan kepolisian selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri tahun ini. Ady