Kajari Tanjung Perak Kasna Dedi Pimpin Pemusnahan BB

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Barang bukti yang berkekuatan hukum tetap (inkracht) dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, pada Kamis (29/4/2021) kemarin.

Barang bukti tersebut merupakan dari 94 perkara yang ditangani Korps Adhyaksa bermarkas di Jalan Kemayoran Baru 1 Surabaya sejak bulan Januari sampai Maret 2021.

Sedangkan barang bukti untuk perkara pidana narkotika yang dimusnahkan diantaranya 1.813 gram sabu beserta alat hisap (bong). Kegiatan pemusnahan sendiri berlangsung halaman depan Kejari Tanjung Perak sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala Kejari Tanjung Perak Surabaya, I Ketut Kasna Dedi menjelaskan, pihaknya tidak hanya memusnahkan barang bukti dari kasus narkotika saja. Melainkan dari perkara pelanggaran tindak pidana keamanan negara dan ketertiban umum (Kamnegtibum), seperti kertas rekapan togel, bulpoin, kartu ATM, buku tabungan, HP, kayu, print out dan kartu remi.

“Kami juga memusnahkan BB dari perkara pelanggaran UU Darurat Nomor 12 tahun 1951, yakni berupa pisau. Ada juga dari perkara pelanggaran UU Kesehatan Nomor 36 tahun 2009, ialah 210 butir pil koplo. Adapun mekanisme pemusnahan, kita tempuh dengan beberapa metode, kalau BB sabu dan perkara kamnegtibum kami musnahkan dengan cara dibakar. Lalu pil koplo kita blender dan barang bukti sajam kita potong menggunakan gergaji gerinda,” kata Kajari yang akrab disapa Kasna kepada Kanalindonesia.com, Jum’at (30/4/2021).

Kegiatan ini, juga dihadiri Wakil Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, perwakilan dari Pengadilan Negeri Surabaya, perwakilan dari BNN Kota Surabaya, perwakilan dari Dinas Kesehatan Surabaya, perwakilan dari BPOM Surabaya serta para Kepala Seksi (Kasi) dan jaksa fungsional Kejari Tanjung Perak Surabaya. Ady