Bupati Bangkalan Pimpin Apel Pergeseran Ribuan Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak 2021

BANGKALAN, KANALINDONESIA.COM: Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron didampingi Kapolres Bangkalan, Komandan Kodim 0829 Bangkalan serta Dan Lanal Batuporon. Pimpin Apel Pergeseran Ribuan Pasukan Pengaman pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Bangkalan 2021 dialun – alun kota Bangkalan, Jatim, Sabtu, (1/5)2021).

Bupati Bangkalan saat diwawancari awak media usai memimpin apel pergeseran pasukan pengaman pelaksanaan pilkades serentak yang akan digelar besok, tanggal 2 Mei 2021. Mengatakan jumlah personil yang akan dikerahkan mengamankan jalannya Pilkades serentak di 117 desa di Kabupaten Bangkalan. Sebanyak 2.717 personil Polri dan 550 dari TNI.

“Pergeseran pasukan menuju lokasi desa – desa pelaksanaan pilkades serentak dimulai hari ini. Kemungkinan nanti akan ada penambahan pasukan pengaman lagi 1 kompi,” terangnya.

Baca:  Jenazah Seorang Wanita Lansia Ditemukan Dalam Kondisi Tangan Terikat, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Bupati Bangkalan berharap kepada para simpatisan dan pendukung calon kepala desa yang ikut pada pesta demokrasi 6 tahunan besok. Turut menjaga kelancaran jalanya pencoblosan pada pilkades serentak dalam suasana aman, lancar, sukses dan kondusif didesa masing – masing.

“Saya berharap kepada para pendukung calon kepala desa, ikut serta menjaga kondusifitas didesa masing – masing,” pesannya.

Sementara itu Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto,menjelaskan bahwa jumlah pasukan pengaman pilkades serentak Bangkalan 2021. Dari Polri sebanyak 2.717 personil, terdiri dari Polres Jajaran, BKO Polda Jatim dan Brimob. Serta dari TNI berjumlah 550 personil terdiri dari Kodim 0829 Bangkalan dan pasukan Arhanud.

“Sebentar lagi akan ada tambahan pasukan pengaman untuk TPS sebanyak 300 personil,” ujarnya.

Baca:  Bupati Bangkalan Lepas 4 Armada Bantuan Air Bersih ke Sejumlah Desa Alami Kekeringan

Lebih lanjut Kapolres Bangkalan menyampaikan pengamanan pilkades serentak dibagi dalam 3 pola. Pertama, Pengamanan Wilayah Sangat Rawan, kedua, Pengamanan Rawan I dan ketiga Pengamanan Rawan II.

Untuk Pengamanan Wilayah Sangat Rawan dijaga 30 personil gabungan TNI Polri. Pengamanan Wilayah Rawan I, dijaga 21- 24 personil dan Wilayah Rawan II dijaga 15 personil.

Kemudian dari data yang ada, 21 desa yang awalnya diketahui cukup rawan. Namun setelah dilakukan pendekatan lewat kerjasama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri. Gesekan dan masalah bisa diminimalisir. Peran masyarakat untuk menjaga keamanan sangat kita harapkan sehingga waktu pencoblosan dalam pelaksanaan pilkades berjalan jujur dan aman.

“Pasukan pengaman Pilkades serentak akan ditarik setelah pencoblosan berakhir,” pungkas mantan Kapolres Pacitan tersebut.

Baca:  GMNI Unras Soal Nasib Pendidikan di Bangkalan

Usai apel pasukan pengamanan pilkades, Bupati Bangkalan bersama Kapolres Bangkalan, Komandan Kodim 0829 Bangkalan, Danlanal Batuporon, Ketua DPRD Bangkalan dan Kepala DPMD Bangkalan. Melanjutkan acara peninjauan kotak suara yang akan digunakan pada pelaksanaan pilkades besok di Kecamatan Kamal, Socah, Labang dan Burneh. (sumaryanto.kanalindonesia.com