Beredar Berita BPBD dan Dinkes Ponorogo Beda Data Terkait Covid-19, Mayarakat Bingung

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Beredarnya berita di berbagai media terkait melonjaknya angka kematian pasien covid-19 di Ponorogo merupakan tertinggi di Jatim, pada hari Rabu (28/04/2021) menjadi perbincangan masyarakat Ponorogo. Tak hanya itu, jagad medsos baik facebook maupun WhatsApp pun juga heboh membicarakanya.

Kehebohan berita yang sudah dipublikasikan di berbagai media, Kamis (29/4/2021) lalu membuat masyarakat Ponorogo bertanya-tanya atas kevalidan data pasien meninggal akibat covid 19, lantaran dalam berita tersebut, data yang disebutkan Kabid BPBD dan Dinkes Ponorogo tidak sesuai atau berbeda.

Disebutkan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono di salah satu media bahwa pemakaman yang dilakukan BPBD pada Rabu (28/4/2021) lalu yang terbanyak ada 10 korban mulai pukul 00.01 WIB sampai 24.00 WIB.

Baca:  Kualitas Bangunan Tandon Air Desa Bangsri Buruk dan Tidak Layak

Sebelumnya, kata dia, yang pecah rekor pada tanggal 1 April 2021 ada 8 korban Covid-19 yang dimakamkan. Kemudian tanggal 5 April 2021 ada 9 yang dimakamkan. Sementara tanggal 29 April 2021 sampai pukul 12.00 WIB ada 3 yang dimakamkan.

Melalui data yang diunggah di aplikasi instagram Dinas Kesehatan Ponorogo tertulis pada hari Rabu (28/4/2021) korban meninggal akibat covid-19 sebanyak 3 orang, hari Kamis (29/4/2021) 5 orang.

Bahkan data yang disampaikan Setyo Budiono Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD di salah satu media online sempat menjadi perguncingan di dunia maya.

Seperti salah satu netizen bernama Annas Karunia Illahi mengunggah link berita dan data dari Dinas Kesehatan Ponorogo dalam cuitannya di group facebook Ponorogo Comunity Reborn dengan mengatakan ’ aku rak tek paham data,mohon pencerahannya..Rabu 10 korban..1 April 8 korban,tapi nang Dinkes datane kok rangasi sak mono..carane ngitung tabel2 ngunu kui jane piye..aku warahono..

Selain itu, Netizen bernama Dimas Sanjaya dalam cuitannya mengatakan ‘menurutmu secara kasat mata penglihatan, tanpa ilmu tenaga dalam kui enek sing rubah po gak lur?nek slang beberapa jam rubah2 koyo omongane mantan aeh.